Mahasiswa PTS di Surabaya Cabuli 4 Anak Dibawah Umur

oleh -
Teks foto : Pelaku pencabulan terhadap anak diapit kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya
Teks foto : Pelaku pencabulan terhadap anak diapit kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya

SURABAYA-Binsar Martua Manullang, (22) salah satu mahasiwa di di perguruan tinggi swasta (PTS) di Surabaya diduga telah melakukan pencabulan terhadap 4 anak dibawah umur. Warga asli Ds Hutaginjang Kec. Sijamapolang Kab. Humbang Hasundutan, Sumatra Utara dan tinggal kost Jalan Klampis Ngasem Sukolilo Surabaya ini mencabuli 4 anak dibawah umur yang berstatus pelajar.

Keempat korbannya adalah, AFR (11), AYA (11), AFN (9) dan DDY (10). Semua korban ini adalah tetangga ditempat tinggal kost pelaku.

Begitu mengetahui kelakuan bejat mahasiswa ini, salah satu orang tua korban INH, perempuan, 39 tahun yang mendapat aduan dari anaknya geram, hingga akhirnya melaporkannya ke Polisi.

Unit perlindungan perempuan dan anak (PPA), Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung bertidak dan membekuk mahasiswa bejat itu pada Jum’at, 24 Agustus 2018.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, tersangka ini kost di sekitar rumah para korban. Dan dalam melancarkan aksinya, masing-masing korban dirayu oleh tersangka .

Begitu suasana di sekitar kost tempatnya suasana sepi, para korbannya disuruh memperlihatkan alat kelaminnya kepada pelaku.

“Setelah dibuka, alat kelamin korban di foto oleh tersangka dan berupaya menjilat alat kelamin korban,” sebut Ruth Yeni, Jum’at (24/8/2018).

Sebelum dibekuk, ada salah satu korbannya yang berteriak dan lari menghindari dari tersangka hingga mengadu kepada orang tuanya.

Barang bukti yang disita dari tersangka berupa, 1 unit HP merk Zippo warna hitam. Kini tersangkanya mendekam dalam penjara dan akan dijerat perkara pencabulan terhadap anak, Pasal 82 UU No. 35 tahun 2018 tentang perlindungan anak. @VIN