M. Amri sempat minta Guru Les Privat Adiknya Gugurkan Kandungan

oleh -

JOMBANG – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang menemukan fakta baru dari hasil penyelidikan terhadap kasus persetubuhan yang dilakukan oleh M. Amri (32) tehadap Guru Les Privat Adiknya hingga hamil. Tersangka meminta kepada korban agar mau menggugurkan kandungannya, agar tersangka tak bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Dalam pemriksaan oleh tim, ditemukan 10 butir pil Cytotec serta enam pil tanpa pembungkus warna merah muda yang diberikan oleh tersangka kepada korban agar mau menggugurkan kandunganya, Namun korban menolak,”Ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang. AKP Azi Pratas Guspitu saat ditemui di Ruang Kerjanya. Rabu 10 Juli 2019.

Dalam pemeriksaan tersebut juga ditemukan bahwa korban dan tersangka sudah mengenal sejak kecil karena rumah mereka saling berhadap-hadapan, serta baru menjalin hubungan asmara pada tahun 2012 saat korban masih berstatus  sekolah menengah pertama. 

“Dalam perjalanannya hubungan asmara antara korban dan pelaku sempat putus nyambung karena tidak mendapatkan restu dari masing-masing orang tua baik korban maupun pelaku,”Imbuhnya.

Setelah korban duduk di bangku SMA barulah perbuatan cabul tersangka dilakukan mulai dari Jimin mencium hingga meraba payudara korban.

“Akhirnya perbuatan persetubuhan itu terjadi dan korban hamil karena tak mau bertanggung jawab akhirnya keluarga korban melaporkan tersangka kepada pihak berwajib,”Pungkasnya.

Sebelumnya, Aksi bejat M. Amri (32) Warga Dusun Kandangan Desa Kepuhkembeng kecamatan Peterongan Jombang Jawa Timur terbongkar setelah dua tahun setubuhi AR (20) yang tak lain adalah Guru les privat adiknya hingga hamil. Tersangka dilaporkan keluarga korban lantaran tak mau bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.