Lima Hari Operasi Zebra di Jombang, 1.010 Pengendara Terjaring Razia

oleh -
Operasi Zebra Satlantas Polres Jombang

JOMBANG – Sebanyak 1.010 pengendara ditindak oleh Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Jombang dalam Operasi Zebra 2018 yang baru berjalan selama lima hari.

“Hasil Operasi Zebra selama lima hari terhitung mulai tanggal 30 Oktober hingga 4 November sebanyak 1.010 pelanggar kita tindak,” ujar Kasatlantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana saat ditemui di kantornya, Selasa 6 November 2018.

Pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua yakni sebanyak 813 pelanggaran dengan rincian pelanggaran tidak menggunakan helm sebanyak 185, pelanggaran lawan arus 178, menggunakan handphone saat berkendara 32, pelanggaran di bawah umur 185, serta pelanggaran lain-lain sebanyak 233 kasus.

“Untuk roda empat jumlah pelanggar yang terjaring yakni, 241 dengan rincian pelanggaran menggunakan handpone 24, pengemudi dibawah umur :1, tidak menggunakan sabuk pengaman 92, serta pelanggaran lain sebanyak 130 pelanggar,” imbuhnya.

Sedangkan untuk metode Operasi Zebra, Satlantas Polres Jombang menggunakan hunting system yang dinilai lebih efektif dalam menjaring para pelanggar kasat mata.

“Metode ini lebih tepat digunakan saat Operasi Zebra 2018, karena hanya pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata yang ditindak oleh petugas, bukan pengendara yang melakukan pelanggaran administratif,” tegasnya.

Operasi Zebra 2018 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari mulai 30 Oktober hingga 12 November 2018. Ada tujuh sasaran dalam Operasi Zebra 2018, yakni Pengemudi yang menggunakan atau memainkan HP saat berkendara, Pengemudi yang melawan arus, Pengemudi sepeda motor yang melebihi kapasitas (muatan orang), Pengemudi di bawah umur, Pengemudi motor yang tidak menggunakan helm dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt, Pengemudi yang menggunakan narkoba dan mabuk, dan Pengemudi yang melebihi batas kecepatan.

Editor: Ahmad Saefullah