KPU Sumenep Temukan Ratusan Surat Suara Rusak

oleh -

SUMENEP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sejak Jumat lalu melakukan pengecekan surat suara Pemilu 2019. Hasilnya, ditemukan sebanyak 500 lembar kertas suara yang rusak.

Ketua KPU Sumenep, Abd. Waris mengatakan rusaknya surat suara itu sebagian disebabkan karena terkena hujan sehingga buram dan sebagian lain bolong. Mayoritas kertas surat suara yang rusak, kata Waris, untuk pemilihan legislatif (Pileg) Kabupaten.

“Sampai hari kelima pelaksanaan sortasi, kami menemukan 500 surat suara rusak. Jumlah itu di seluruh dapil (daerah pemilihan),” katanya.

Waris merinci, jumlah surat suara rusak khusus daerah pemilihan (Dapil) tujuh atau kepulauan ialah 150-an. Sementara kalau digabung dengan Dapil enam, lima, empat dan seterusnya total sekitar 500-an.
Waris juga memprediksi tingkat kerusakan terus bertambah, karena proses sortasi belum selesai.

Proses sortasi diperkirakan membutuhkan waktu selama 30 hari. Apalagi ditambah dengan kekurangan surat suara yang dari pencetakan. Karena berdasarkan data di KPU, surat suara yang dari pencetakan masing-masing dapil kurang 200 hingga 300 lembar. “Setelah direkap nanti kekurangan surat suara sekitar 2.000 hingga 3000 lembar,” terangnya.

Setelah diketahui secara pasti jumlah kekurangan surat suara, pihaknya mengaku akan koordinasi dengan KPU RI. Rencana diakhir bulan ini KPU Sumenep akan melakukan perekapan. Sedangkat kekurangan surat suara akan diajukan secara bertahap. Karena saat ini sortasi masih tahap DPRD kabupaten.

Ditanya soal bilik suara, Waris memastikan cukup. Sebab diperbolehkan menggunakan bilik yang terbuat dari alumunium dan juga berbahan kardus yang baru saja diterima KPU. “Kalau kotak suara saat ini masih dirakit dan kerusakannya tidak terlalu banyak. Hanya sekitar 20 kotak suara,” terangnya.

Berdasarkan data di KPU Sumenep, jumlah DPT Pemilu 2019 sebanyak 872.764, terdiri dari 410.522 laki-laki dan 462.242 perempuan. Sedangkan jumlah TPS sebanyak 4.315.

Editor : Ahmad Saefullah