Komunitas Muda Surabaya Kampanye Anti Hoax

oleh -

SURABAYA-Komunitas Muda Surabaya mendeklarsikan diri melawan Hoax dari segala lini. Tak hanya itu, dalam diskusi yang bertajuk “Resolusi Pemuda di Tahun Politik” ini menghadirkan pembicara cendekiawan muda, Dr Dimas Oky Nugroho, dan novelis anak muda, dr Intan Andaru, yang juga merilis novel terbarunya, Perempuan Bersampur Merah.

Dalam diskusi tersebut, pemuda harus peka dalam partisipasi politik serta berperan aktif dalam kewirausahaan sosial ekonomi.  “Pelajar, santri, mahasiswa, aktivis, profesional, wirausahawan muda, bahkan politisi muda adalah masa kini dan masa depan kepemimpinan bangsa. Kita semua harus bersiap dan mempersiapkan transformasi kebangsaan. Untuk itu, sebagaimana negara-negara besar lain, sejak dini negara dan masyarakat sipil, juga partai politik, bertanggung jawab melibatkan dan mendidik anak-anak muda baik dalam hal kapasitas dan integritas”, tutur Dimas di rumah bersejarah HOS Tjokroaminoto, Surabaya.

Dimas meminta anak-anak muda untuk tidak termakan oleh berita-berita menyesatkan. Ia mendorong berpikir kritis namun tetap harus objektif dan produktif. “Hari-hari ini, bahkan sejarah mengajarkan kita, hanya bangsa yang berkapasitas, berkinerja dan produktif secara sosial ekonomi dalam membangun diri dan masyarakatnya yang akan bertahan dari tajamnya kontestasi ekonomi politik global”, tambah Dimas.

Di tempat yang sama, Novelis Intan Andaru mengatakan, pengembangan sastra sebaiknya memang harus menjadi rujukan utama penguatan literasi anak-anak muda sehingga mereka lebih sensitif dan dinamis dalam menjalani proses kehidupan dan proses produksi kreatif yang dilakukan. Dokter muda alumni Universitas Airlangga ini berharap dengan belajar dari sastra dan sejarah maka benturan sosial dan drama-drama politik yang menghasilkan kekerasan massa tidak terjadi lagi di Indonesia.

“Anak muda harus memperkuat konsensus untuk dapat menghindari diri dan komunitasnya dari ajakan-ajakan kekerasan politik baik di tingkatan media sosial dan riil keseharian dalam menjalani tahun politik 2019 ini,” kata Intan.

Terkait momentum Pilpres ini, Dimas mengaku belum bisa menjelaskan secara spesifik terhadap dukungan pasangan calon. Namun menurutnya, sebagai anak muda tentunya harus berpikir realitis. “Untuk Capres kami mendukung, Capres yang sudah teruji,” pungkasnya. @VIN