KLHK Gelar Sosialisasi Daring Penanganan Limbah B3 Infeksius Bersama Anggota DPR-RI dan Pemkab Jombang

oleh -

JOMBANG: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) menggelar sosialisasi daring dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang. Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut meningkatnya Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Infeksius.

Pantauan dilokasi, Sosialisasi daring yang diselenggarakan di ruang kerja Ruang Kerja Bupati Jombang tersebut dihadiri oleh Hj Mundjidah Wahab, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Daerah pemilihan (Dapil) Katim VIII, Ema Umiyyatul Chusnah, Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli, serta Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jombang, Agus Purnomo.

Dirjen Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati, menuturkan Selama masa pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia, limbah infeksius meningkat hingga 30 persen. Limbah infeksius pun mulai ditemukan di sungai dan pantai. Kondisi ini harus segera diantisipasi dengan serius agar tidak menjadi sumber penularan penyakit di masyarakat.

“Pengelolaan limbah medis limbah B3 harus mendapatkan penanganan khusus karena sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan baik apalagi ditengah pandemi Covid. Untuk itu perlu petugas pengelola limbah medis juga harus memperhatikan protokol kesehatan. Pengelolaan limbah B3 secara benar dan baik juga berguna untuk memutus penyebaran virus Covid 19,”Ujarnya.

Secara virtual pada video conference tersebut juga diserahkan bantuan secara simbolis dari Program KLHK Dirjen PSLB3 yang diserahkan oleh Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PPP, Ema Umiyyatul Chusnah kepada Sekdakab Jombang, Akhmad Jazuli, yakni bantuan 35 unit Drop Box limbah B3 Fasyankes, bantuan 200 paket Alat Pelindung Diri (APD) petugas pengelola limbah B3 Fanyankes, bantuan 7.000 plastik pengumpul limbah B3 Fasyankes, serta bantuan 1 unit kendaraan roda 3.

Selain itu juga ada bantuan simbolis 3 unit kendaraan roda 3 untuk Yayasan Fatkhul Ulum. Bantuan 1 unit kendaraan roda 3 untuk LSM Sanggar Hijau Indonesia.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR-RI, Ema Umiyyatul Chusnah yang akrab dipanggil Ning Ema menandaskan, masyarakat juga diharapkan untuk ikut menekan laju sampah B3 dari masker.

“Untuk yang sehat diharapkan menggunakan masker kain yang bisa dicuci dan digunakan berulang kali. Sebelum membuang sampah masker yang sekali pakai, pastikan sudah dirusak terlebih dulu dengan digunting-gunting, guna menghindari penyalahgunaan limbah masker,” papar Ning Ema.

NOE