Khofifah ‘Sambangi’ Korban Banjir di Kecamatan Ijen Bondowoso

oleh -
Khofifah di Bondowoso
Khofifah di Bondowoso

BONDOWOSO-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendatangi korban banjir bandang di Desa Sempol, dan Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Kamis (30/1/2020). Didampingi oleh Bupati Salwa Arifin, Kapolres Bondowoso, dan Dandim 0822, Gubernur Khofifah tiba ke lokasi langsung meninjau rumah-rumah warga terdampak banjir di Dusun Kampung Baru, Desa Kalisat. Tampak, Gubernur Khofifah sesekali berbincang dengan para korban terdampak banjar bandang.

Gubernur Khofifah beserta rombongan pun mendatangi SD Negeri Sempol yang juga terdampak banjir bandang. Kepada awak media, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Bupati Salwa Arifin terkait data rumah dan warga terdampak banjir.

Namun sejauh ini, data rumah rusak yang diperolehnya mencatat ada 135 rumah di Desa Kalisat, dan 80 rumah di Desa Sempol. “Tentu semuanya masih akan terupdate. Kemudian, semua yang terdampak dari keluarga dan personal. Pendekatan-pendekatan bansosnya supaya bisa melakukan inventarisasi. Kalau datanya sudah clear saya ingin sesegera mungkin kembali kesini untuk bisa menyampaikan bansos”ujarnya.

Khofifah melanjutkannya, usai penetapan tanggap darurat bencana selanjutnya diikuti dengan masa rekontruksi, yang kemudian recovery. “Termasuk recovery psiko socialnya” singkatnya.

Ditempat yang sama Bupati Bondowoso KH.Salwa Arifin mengungkapkan bahwa dirinya mengungkapkan banyak terima kasih terhadap Gubernur Jawa Timur atas kepedulian terhadap masyarakat Bondowoso. “Saya ucapkan terima kasih kepada Gubernur atas kepeduliannya terhadap masyarakat yang terkena dampak banjir di Ijen” ucapnya.

Untuk mengantisipasi datangnya banjir susulan, pihaknya menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. “Setelah kita melakukan peninjauan, kami sepakat untuk status tanggap darurat bencana yaitu 14 hari, terhitung sejak terjadinya bencana banjir dari tanggal 29 hingga 11 Februari” pungkasnya.