Khofifah Resmikan Wisata Edikasi Crop Circle Dewi Cemara Kediri

oleh -

KEDIRI-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan kawasan Eduwisata Milenial “Crop Circle” di di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Kawasan ini menjadi kawasan Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara).

Melalui peresmian tersebut diharapkan dapat menjadi kawasan eduwisata bagi masyarakat, khususnya para pelajar dan milenial. “Desa Cemara Kedung Malang ini didesain sebagai edu wisata . Saya berharap akan menjadi pusat wisata edukatif dan pembelajaran bagi pelajar di Kediri . Disini akan dikembangkan varietas varietas unggul tanaman pangan dan horti kultura,. Jadi masih butuh banyak pembenahan agar makin lengkap sebagai edu wisata agro,” jelas Gubernur Khofifah saat menghadiri Gelar Inovasi Dan Teknologi
Tanaman Pangan Dan Hortikultura yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov.Jatim, Kamis (8/8/2019).

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menjelaskan, Crop Circle tersebut memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan, khususnya bagi para pelajar dan milenial. Banyak angle yang menarik dan sangat Instagram-able dan berpotensi untuk diviralkan.

Ia mengajak segenap masyarakat sekitar kawasan Dewi Cemara untuk bersama-sama memviralkan tempat wisata baru tersebut agar publikasinya cepat. “Sesuatu yang Instagram-able seperti ini memiliki potensi untuk terus dikembangkan baik inovasi dan teknologi tanaman pangan dan hortikulturanya maupun sentra pelatihan pertanian . Saya harap terus dikembangkan dan menjadi daya tarik petani milenial. Dewi cemara ini sudah mulai viral, saya harapkan semuanya saling menjaga dan menyempurnakan kawasan destinasi wisata baru ini,” ujar Gubernur Khofifah.

Sesuai dengan namanya yakni Dewi Cemara, mantan Menteri Sosial ini berharap bisa menciptakan masyarakat desa yang tak hanya fokus pada tempat wisata saja. Melainkan bisa memiliki karakter yang cerdas dan mandiri. Dengan karakter tersebut, maka dapat meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa.

“Jadi desa wisata, masyarakatnya cerdas, mandiri serta hidup sejahtera,” ungkap Khofifah.

Secara khusus, ia memberikan tantangan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Jatim, Hadi Sulistyo, dan Bupati Kediri agar bisa mengembangkan varietas hibrida kenikir yang banyak ditanam di kawasan Crop Circle. Diharapkan nantinya masyarakat desa bisa menggandeng Wedding Organizer (WO), dimana mereka memerlukan bunga di setiap pekerjaannya dalam jumlah yang cukup besar.

“Jika budidaya kenikir hibrida ini diperluas saya rasa akan memberi dampak ekonomi yang tinggi jika dibangunkan jaringannya dengan pembeli seperti wedding organizer,” tanyanya.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, juga menyampaikan keinginannya untuk bisa menambah desa wisata di Kabupaten Kediri. Telah banyak hadir desa wisata percontohan yang bisa berjalan dengan baik. Diharapkan masyarakat di desa lain bisa melakukan hal yang sama.

Sementara itu, Gubernur Khofifah dengan mengenakan kerudung merah muda itu menyempatkan diri meninjau langsung taman bunga yang menjadi primadona Dewi Cemara. Ia juga menyempatkan diri berfoto bersama masyarakat yang turut hadir menikmati keindahan bunga-bunga yang tengah mekar.