Khofifah Ajak Pelaku Usaha Ambil Bagian Jaga Kebersihan Sungai

oleh -
Menggunakan perahu, Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawansa melihat kondisi sungai brantas
Menggunakan perahu, Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawansa melihat kondisi sungai brantas

SURABAYA-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak pelaku usaha ambil bagian dalam rangka menjaga kebersihan sungai. Misalnya dibuat MoU bersama pelaku usaha di sepanjang DAS Brantas untuk industri bersih berkelanjutan merupakan komitmen kalangan pelaku usaha untuk tidak lagi merusak sungai Brantas.

”Misal, ada perusahaan yang berada di tepi sungai untuk ikut mengelola limbah agar tidak mengotori dan merusak ekosistem sungai. Pelaku usaha harus ikut bagian didalamnya, dan secara tidak langsung menjadi bagian edukasi kepada masyarakat,” ujarnya, Minggu (17/2/2019).

Selain itu, peran serta relawan dan dunia pendidikan juga sangat penting dalam rangka menjaga kebersihan sungai. Dengan adanya relawan, menjadi bagian gerakan bersama untuk peduli terhadap lingkungan, kali ini Relawan Jogo Kali menjadi ujung tombak dalam rangka meningkatkan kualitas kebersihan sungai di Jatim.

Menurut Khofifah, Kebersihan sungai menjadi tanggung jawab semua pihak, mulai pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, pihak swasta dan semua masyarakat di Jatim. Tanggung jawab tersebut menjadi milik bersama karena bagian dari hilir sedangkan hulunya berasal dari seluruh penjuru wilayah Jatim.

Dijelaskan, wewenang menjaga kebersihan tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab Jatim, tapi ada administrasi kewilayahan. Setidaknya, harus ada komitmen baru untuk memastikan proses pembersihan secara terukur dan tidak terjadi penumpukan sampah.

Dampak dari penumpukan sampah adalah terjadinya pendangkalan sungai, rusaknya habitat dan keragaman sungai.”Komitmen sudah pernah dilakukan, akan tetapi harus diperbaharui sebagai bagian untuk membangun dan menjaga kebersihan sungai,” jelasnya.

Khusus Sungai Brantas yang melintasi Kab. Mojokerto, Kab. Sidoarjo, Kab. Gresik dan Kota Surabaya, Gubernur Jatim mengharapkan bersama-sama untuk menjaga kebersihan
sungai. Misalnya, disepakati untuk dilakukan pengerukan, yang mana butuh biaya yang besar karena menggunakan alat berat. Nanti dipetakan wilayah mana yang dilakukan pengerukan dan biaya ditanggung bersama dengan Pemprov Jatim.

Editor : Nurul Arifin