Ketua DPRD Jombang, Angkat Bicara Terkait Video Viral Saat Pasien OTG teleconference Dengan Bupati Jombang

oleh -

JOMBANG: Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Masud Zuremi Angkat bicara terkait video Saat Pasien OTG teleconference Dengan Bupati Jombang yang saat ini menjadi Viral dimedia social. Ada beberapa pernyataan terkait Video tersebut.

“Pertama prihatin, Ini Kabupaten Jombang, sebagai orang jawa tentu harus ada tata karma, video tersebut bahasa yang disampaikan kepada seorang Bupati sangat kasar dan tidak beretika sama sekali,”Ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Jombang. Selasa 30 Juni 2020.

Ia menambahkan, sebagai warga masyarakat dalam hal apapun punya hak untuk menyampaikan keluhannya kepada pemerintah, Dan begitu juga bagi pemerintah pihaknya menghimbau agar selalu menerima masukan dari masyarakat tetapi dengan catatan.

“Begitu tahu video yang semacam ini terjun ke masyarakat apakah pernyataan ini betul atau tidak kalau memang betul ini bagian dari pada evaluasi bagi pemerintah terutama gugus tugas untuk meningkatkan kinerja nya profesionalitasnya dengan baik,”Imbuhnya.

Masih menurut Mas’ud, tetapi manakala jika fakta dilapangan tidak betul, adalah tanggungjawab juga pemerintah untuk menyampaikan klarifikasi kepada seluruh elemen masyarakat. “Penyampaian Bisa Dilakukan melalui melalui teman-teman media, atau dinas terkait untuk memberikan sosilasi kepada masyarakat,”Pungkasnya.

Sebelumnya, Sebuah rekaman video percakapan seorang pasien karantina dengan Bupati Jombang Mundjidah Wahab viral di media social yang diambil di tempat karantina Covid-19 Kabupaten Jombang yang berada di Tennis Indoor, Jalan Kusuma Bangsa.

Dalam Video yang berdurasi 13.08 menit tersebut Nampak pasien atas nama Kadir berbicara dengan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab dengan nada keras, dirinya mengeluhkan penanganan serta Pentunjuk tekni bagi pasien yang sedang menjalani Karantina dan nasib keluarga yang dtingalkan.

NOE