Kerjasama Pengelolaan Wisata Pemandian Tasnan Bakal Dievaluasi

oleh -

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso akan mengkaji ulang Perjanjian Kerja Sama (PKS) Wisata Pemandian Tasnan di Kecamatan Grujugan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Irwan Bchtiar saat menghadiri rapat paripurna di kantor DPRD Bondowoso. “Kita akan kaji ulang perjanjiannya agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita di sektor kepariwisataan terus meningkat,” katanya, Kamis (24/1/2019).

Dia menjelaskan, latarbelakang peninjauan kembali kerjasama ini karena salah satunya sudah ada temuan Badan Pengawas Keuangan(BPK) mengenai Pariwisata Pemandian Tasnan.

Di sisi lain, Irwan menegaskan, guna menyiasati kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor Pariwisata, akan membuat aplikasi berbasis online.

“Dengan aplikasi berbasis online ini, tentunya tidak ada lagi istilahnya face to face antara orang yang membeli tiket dan sebagainya, dan pengawasan tentunya akan kita perketat lagi agar tidak ada lagi kebocoran-kebocoran retribusi,” katanya.

Ke depan, ujar dia, Pemkab Bondowoso juga akan membangun smart city, melalui penerapan e-Government. Hal tersebut, merupakan suatu keharusan.

“Sekarang dari e-government itu, mulai dari e-planning sampai e-reporting itu juga sudah menjadi satu persyaratan dilaksanakan di Kabupaten Bondowoso. Dalam waktu dekat ini harus sudah kita bangun itu,” imbuhnya.

Wisata Pemandian Tasnan merupakan salah satu objek wisata andalan penyumbang PAD Kabupaten Bondowoso. Saat ini destinasi wisata tersebut dikelola pihak ketiga melalui PKS.

Editor : Ahmad Saefullah