Kegiatan DAK 2019 Sampang, satu kegiatan tidak terlaksana.

oleh -

SAMPANG: Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang menyebutkan satu dari dari 97 titik kegiatan yang ang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperuntukan untuk Kegiatan pembangunan gedung sekolah tidak terlaksana

Plh Sarpras Disdik Kabupaten Sampang Abdur Rahman menjelaskan tidak terlaksananya kegiatan tersebut lantaran pembebasan lahan yang belum terselesaikan.

“Satu kegiatan pembangunan jamban di salah satu lembaga sekolah kecamatan banyuates gagal dilaksanakan, dan anggarannya di kembalikan ke Kas daerah,”ujarnya saat ditemui Kabarjatim.com di Kantornya. Selasa 10 Desember 2019.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan, kegiatan fisik pembangungan gedung sekolah progresnya sudah mencapai 90 persen, sedangkan daya serapnya masih sekitar 85 persen. Menurutnya rendahnya daya serap dapat terukur dari pihak sekolah yang masih belum mengajukan termen terakhir.

“Kalau dari sisi fisiknya progresnya sudah 90 persen sedangkan dari daya serap sekitar 85 persen. Sampai saat ini kurang lebih sekitar empat lembaga sekolah masih belum mengajukan termen,”Imbuhnya.

Ia juga menyampaikan sudah memberikan batas akhir pelaksanaan pada Senin (09/12) kemarin, tetapi sampai saat ini pihak sekolah belum juga melaporkan termennya dan la masih menunggu dan optimis bisa terselesaikan semua sebelum tutup anggaran tahun 2019.

“Kalau ancang-ancang kami pihak sekolah bisa melaporkan sesuai dengan jadwal, sesangkan yang belum melaporkan yaitu lembaga sekolah kecamatan tambelangan, karangpenang, torjun dan kedungdung” ujarnya.

Untuk diketahuo, Disdik kabupaten sampang pada Tahun 2019 mendapat kucuran dana yang bersumber dari DAK sebesar 21 Milyard, dan dibagi menjadi 37 titik kegiatan.(Noe)