Kasus penyalahgunaan narkoba di Sumenep cukup tinggi

oleh -

SUMENEP: Kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terbilang cukup tinggi. Dari data yang dikeluarkan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Sumenep, 70 persen warga yang memghuni merupakan kasus narkoba.

“Dari angka 300 orang yang menghuni Rutan Sumenep, 70 persen diantaranya dihabiskan oleh warga yang tersangkut narkoba, cukup prihatin,” kata Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim. Selasa 14 Januari 2020.

Untuk membasmi itu, lanjut Busyro, perkara tidak mudah yang harus dilakukan. Karena Kabupaten Sumenep mencakup seluruh wilayah daratan dan kepulauan, yang menyebabkan narkoba cukup mudah untuk diterima oleh masyarakat kepulauan.

“Ada 126 pulau di Kabupaten Sumenep, untuk mencegah itu rasanya cukup sulit. Apalagi kebiasaan penyaluran barang haram ini melalui jalur laut, jadi sulit terpantau oleh pihak terkait,” jelasnya.

Saat ini kata dia, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membasmi penyalahgunaan narkoba itu yakni dengan memperbanyak kerjasama.

Menurut dia, seluruh pihak terkait harus meningkatkan kerja sama untuk mendorong para pengedar narkoba di Kabupaten Sumenep, dapat menggantikan peredarannya.

“Realitanya kasus narkoba di Sumenep sangat memprihatinkan, mengingat penggunanya sudah menyasar semua kalangan di masyarakat bahkan kalangan remaja. Jadi kita harus bersama-sama untuk mencegah peredarannya agar pengguna narkoba berkurang di tahun mendatang,” tandasnya.

Dia berharap, nantinya ada terobosan baru untuk menjauhkan generasi-generasi dari barang haram tersebut. Tak lupa dia juga menyampaikan pihak-pihak terkait selalu waspada guna membasmi narkoba tersebut.(Noe)