Kasus KUR Fiktif Bank Jatim, Mantan Anggota DPRD Jombang Masuk Bui

oleh -
Siswo Iryana Saat ditahan oleh Kejati Jatim (arifin/kabarjatim)
Siswo Iryana Saat ditahan oleh Kejati Jatim (arifin/kabarjatim)

SURABAYA– Mantan Anggota DPRD Jombang Siswo Iryana resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Siswo ditahan terkait terkait dengan kasus korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif Bank Jatim, Cabang Jombang yang merugikan negara hingga Rp 19.388.065.069,92.

Siswo digelandang masuk ke ruang tahanan Kejati Jatim. Siswo terlihat mengenakan rompi berwarna merah. Siswo tidak memberikan keterangan terkait kasus yang membelitnya tersebut. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Sunarta, Kejati menjadwalkan memanggil tiga orang selain Siswo Iryana juga ada Wulang Suhardi dan Aminatus Solihah.

Sunarta mengatakan penetapan tersangka setelah penyidik Kejati Jatim berhasil mengantongi sedikitnya dua alat bukti temuan tindakan melawan hukum yang mengarah kepada para saksi. “Ya mau tidak mau kita harus fair menetapkan tersangka,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomer 42/Pid.Sus/TPK/2016/PN Sby dengan terdakwa Penyelia Operasional Kredit Pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Jatim Cabang Jombang Heru Cahyo Setiyono, ada beberapa diantaranya merupakan oknum anggota DPRD Jombang periode 2009-2014.

Dari dokumen tersebut ada dua yang begitu menonjol. Yakni Siswo Iryana dan Wulang Suhardi. Keduanya merupakan Debitur Ultimate. Dua orang ini merupakan Politisi di Kabupaten Jombang. Dalam petikan itu, Siswo Iryana mengakui menerima aliran dana KUR Bank Jatim Cabang Jombang sebesar Rp 12.324.600.000. Aliran dana tersebut didapat dari 30 nasabah debitur yang namanya digunakan dalam pengajuan kredit di bank milik BUMD itu.

Siswo yang notabene mantan anggota legislatif dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) menggunakan nama 30 orang untuk mengajukan kredit di Bank Jatim Cabang Jombang. Nominalnya antara Rp 200 juta hingga Rp 500 juta.

Dari 30 orang tersebut, salah satunya merupakan Minarsih, seorang ibu rumah tangga asal Jombang. Dalam putusan itu disebutkan, Minarsih mengajukan kredit sebesar Rp 500 juta ke Bank Jatim Cabang Jombang. Setelah dicairkan, ia hanya menggunakan uang Rp 240 juta. Sedangkan sisanya Rp 260 Juta di pakai Siswo Iryana yang menjabat sebagai pengurus KSU Wahyu Jaya.

Debitur lainnya bernama Sihutami. Ibu rumah tangga ini juga digunakan identitasnya untuk mencairkan KUR di Bank Jatim Cabang Jombang. Dalam pengajuannya, Sihutami meminjam uang sebesar Rp 400 juta. Namun, hanya Rp 200 juta yang ia pergunakan, sisanya digunakan Siswo Iryana. Uang tersebut disalurkan melalui transfer ke rekening Siswo.

Begitu seterusnya, hingga akhirnya Siswo yang kini menjabat sebagai Ketua Partai Berkaya Jombang menerima uang hasil KUR Bank Jatim Cabang Jombang sebesar Rp 12.324.600.000 dari jumlah 30 debitur yang mengajukan kredit ke Bank Jatim Cabang Jombang. @VIN