Kasus Curat masih Mendominasi Operasi Sikat Semeru Polres Tanjung Perak

oleh -
AKBP Antonius Agus Rahmanto bersama puluhan pelaku di Mapolres Tanjung Perak Surabaya.

SURABAYA – Kasus Curat (Pencurian dengan pemberatan),  masih mendominasi tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Hal tersebut diungkap ketika jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya memamerkan puluhan pelaku kejahatan 3C (Curat, Curas dan curanmor) serta narkoba pada, Kamis (20/9/2018).

Puluhan pelaku itu dibekuk ketika Polisi menggelar operasi Sikat Semeru 2018, sejak 5 September hingga 16 September 2018.

Ada total sebanyak 73 tersangka, terdiri dari 27 orang tersangka Reskrim dan 46 orang tersangka narkoba.

Dari 73 tersangka tersebut diungkap dari 27 kasus Polres dan Polsek jajaran terdiri dari Polres 15 kasus. Kasus curat 4 pelaku, curas 3 pelaku, curanmor 2 pelaku, penipuan 3 pelaku, judi 1 dan penganiayaan 1 pelaku.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, puluhan pelaku tersebut dibekuk petugas Kepolisian dalam operasi Sikat Semeru 2018.

Ada 73 tersangka jumlah keseluruhannya yang tergabung dengan 5 Polsek jajaran. “Untuk yang mendominasi masih kasus Curat, yakni 4 tersangka,” sebut Agus Rahmanto, Kamis (20/9/2018).

Rincian puluhan kasus itu, Reskrim 27 dan narkoba 46 tersangka. Untuk narkoba sendiri tersangkanya beragam, mulai dari pemakai, pengguna juga pengedar narkoba.

Dari puluhan kasus tersebut ada 1 kasus yang juga cukup menonjol di masyarakat yakni pelaku pencurian yang disertai dengan pemerkosaan dan menyaru sebagai fotografer artis.

Saat ini kasus tersebut masih terus dilakukan Penyelidikan dan pendalaman oleh petugas satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.  (Bay)