Karyawan PT KAI Tewas Tersambar Kereta Saat Cek Rel

oleh -
Ilustrasi
Ilustrasi

SIDOARJO– Nasib naas menimpa seorang karyawan PT. KAI (Kereta Api Indonesia), Moh Suhendra, 29, Jl. Manggar RT 06 RW.03 Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo meninggal dunia tertabak Kereta Api ketika sedang bekerja melakukan pengecekan jalur rel kereta, tepatnya di Jalur Rel kereta api Kemendung – Keboharan KM 32 + 900 Desa Keboharan, Krian, Sidoarjo. Selasa (01/01/2019).

Menurut Kabag Humas Polresta Sidoarjo AKP Heriyanto mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi, pada Selasa(01/01/2019) sekitar pukul 01.20 WIB telah terjadi seorang karyawan PT. KAI meninggal setelah tertabrak kereta api. “Korban meninggal diduga akibat tertabrak Kereta Api bermuatan BBM dengan identitas kereta Nomor KA. 2621F tujuan Sidotopo, (Surabaya) menuju Madiun,” jelasnya kepada wartawan.

Kabag Humas menambahkan, bahwa menurut keterangan saksi kronologi kecelakaan tersebut bermula, Saat melintas di Jalur Rel kereta api tersebut saksi bernama Adi MR (masinis kereta) merasa keretanya telah menabrak orang yang berjalan di jalur kereta api, dan Ia terpaksa menghentikan kereta bermuatan BBM yang di kemudikannya tersebut di stasiun Keboharan.

“Adi MR (masinis) kemudian melaporkan kejadian tersebut ke PPKA Stasiun Keboharan dan kemudian dilanjut lapor ke Polsek Krian,” ungkap AKP Heriyanto menirukan saksi.

Lebih jauh, Heriyanto menjelaskan setelah mendapat laporan dari masinis kereta, kemudian dilakukan pengecekan oleh PPKA stasiun keboharan bersama petugas lainnya di Tempat kejadian perkara. “Ternyata benar kereta tersebut telah menabrak seorang laki laki yang merupakan karyawan PT. KAI yang sedang bekerja melakukan pengecekan jalur rel kereta api,” jlentrehnya

Setelah mendapat laporan dari pihak Stasiun, anggota Polsek Krian langsung melakukan proses evakuasi ke TKP dan memintai keterangan para saksi -saksi. “Setelah itu petugas Polsek Krian menghubungi tim identifikasi Polresta Sidoarjo dan kemudian membawa jenazah korban ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Sidoarjo untuk dilakukan proses lebih lanjut,” pungkasnya pria yang akrab dengan wartawan itu.@VIN