Kartinian, ratusan pegawai Poltekbang Surabaya Ngantor Pakai Baju Adat

oleh -

SURABAYA- Ada yang unik di Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya. Ratusan pegawainya masuk ke kantor dengan mengenakan baju adat khas Indonesia. Ini dilakukan masih dalam peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April.

Mereka mengggelar sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari upacara, foto bersama hingga lomba dress code baju adat paling menarik.

Direktur Poltekbang Surabaya Setiyo mengatakan perjuangan Raden Adjeng Kartini (R.A. Kartini) harus terus diteladani oleh semua generasi. Termasuk diteladani oleh para pegawai, serta taruna dan taruni yang ada di Poltekbang Surabaya.

“Kami ingin perjuangan Ibu Kartini terus diteladani. Khususnya bagi para pegawai, taruna dan khususnya taruni di Poltekbang Surabaya yang siap menjadi kartini-kartini dari generasi milenial,” ujarnya ditemui di Kampus Poltekbang Surabaya, Jalan Jemur Andayani Surabaya Senin (22/04/2019).

Lebih lanjut dikatakan Setiyo, sosok Kartini dinilai sangat menginspirasi para perempuan di Indonesia. Sehingga haknya bisa setara dengan laki-laki, namun tak lupa akan kodratnya.

“Sebagai wanita dia mau maju meskipun di protektif pada saat itu. Kartini menunjukkan bahwa sebagai wanita juga bisa berprestasi, berkreasi tapi tetap bertanggung jawab kepada keluarganya. Karenawanita yang menghasilkan pendidikan pertama di lingkungan keluarga,” pesan dia.

Sedangkan untuk taruni, Setiyo berharap bahwa para taruni lulusan Poltekbang Surabaya harus bisa menjadi seperti sosok Ibu Kartini.

“Para taruni di Poltekbang harus bisa profesional di bidang juga keahliannya, namun tetap tidak meninggalkan pembangunan karakter bagi anak-anaknya di lingkungan keluarganya nanti,” pungkasnya.

Dalam acara tadi, para pegawai Poltekbang Surabaya berpenampilan menarik dan berwarna-warni saat memakai baju adat. Didominasi pakaian adat Jawa yakni kebaya untuk pegawai perempuan dan beskap untuk pegawai laki-laki.

Lainnya juga bervariasi menggunakan baju adat dari banyak wilayah Indonesia. Di antaranya baju adat asal Madura, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Sumatera Barat, Lampung, Palembang, Kalimantan Timur juga NTT.