Kadis Tertangkap Basah Selingkuh, Inspektorat Sumenep Panggil Para Saksi

oleh -

SUMENEP – Kasus dugaan Kepala Dinas (Kadis) tertangkap basah selingkuh yang sempat viral di media sosial baru-baru ini ternyata sudah masuk ke Kantor Inspektorat Sumenep.

Inspektur Inspektorat Sumenep, R. Idris mengatakan, sejauh ini penyidik Inspektorat telah memanggil tiga orang saksi, termasuk Kepala Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

“(Laporan) sudah masuk, saat ini ada tiga saksi kami periksa. Jadi sejauh ini masih pengumpulan data untuk melakukan sanksi,” katanya, Kamis (21/2/2019).

Menurut Idris, setelah selesai pemeriksaan para saksi, akan dilakukan pemanggilan yang bersangkutan. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan dirapatkan di tim adhock yang meliputi BKPSDM, Bagian Hukum dan Inspektorat. “Tim adhock ini nantinya yang akan membuat keputusan, apakah perlu disanksi atau tidak,” jelasnya.

Sesuai aturan, kata Idris, setiap ASN atau PNS yang hendak akan nikah lagi harusnya meminta rekomendasi ke Bupati. Selain itu juga harus melampirkan surat pernyataan dari istri sah. “Kajian kami masih sebatas di sana. Tapi kalau memang sudah jelas melanggar, tinggal menunggu sanksi saja. Apa sanksi berat dengan pemecatan atau sanksi ringan,” terangnya.

Berdasarkan data di Inspektorat, menurut Idris, kasus asmara bisa saja dijatuhi sanksi pemecatan. “Rata-rata PNS yang dipecat di tahun 2018 ada yang karena asmara,” terangnya.

Kasus ini bermula dari unggahan foto akun Facebook Bagus Junaidi. Dalam foto tersebut, Bagus Junaidi memberikan keterangan bahwa seorang kepala dinas tertangkap basah oleh sang istri di sebuah rumah kos di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

“Di duga berselingkuh salah satu Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Sumenep tertangkap basah oleh istrinya saat berduaan bersama selingkuhannya di salah satu rumah di daerah Kolor, kejadian tersebut saat ini jadi perbincangan hangat di kalangan aktivis dan warga Sumenep. Dalam rekaman yg beredar sang selingkuhan mengaku bahwa dirinya telah di nikahi Sirri oleh sang Kadis.”