Kadis DPMD Sumenep : BLT Dana Desa Harusnya Dicairkan Sebelum Lebaran

oleh -

SUMENEP: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Mohamad Ramli menegaskan, Proses penyaluran bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa (BLT-DD) untuk penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga jelang lebaran ini masih tak semuanya tersalurkan. Hal itu lantaran desa terkendala proses pencairan dana desa (DD) tahun 2020.

“Sampai saat ini masih ada desa yang belum kelar (pencairan dana desa), ya itu lah yang terjadi,”Ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Mohamad Ramli. Rabu, 20 Mei 2020.

Ia Menambahkan, Jika mengacu pada arahan pemerintah pusat, seharusnya BLT DD itu telah disalurkan sejak bulan April kemarin. Namun karena sudah lewat, sesuai edaran tersebut harus sebelum tanggal 24 Mei 2020 atau sebelum hari raya idul fitri. “Himbauannya begitu dari pusat,” terangnya.

Adapun desa yang telah menyalurkan BLT DD itu hingga saat ini sudah sekitar 70 persen atau 260 desa dari 330 desa di Kabupaten Sumenep. Dengan begitu masih ada sekitar 60 lebih desa yang belum menyalurkan.”Sudah 70 persen desa yang sudah menyalurkan BLT DD ini, kami juga sudah melakukan sosialisasi ke desa-desa. Saya rasa kalau usaha untuk penyaluran BLT DD ini sudah maksimal,” tandasnya.

BLT DD untuk penanganan warga terdampak covid-19 ini akan disalurkan selama 3 bulan. Yakni dari April hingga Juni 2020 dengan nominal sebesar Rp600 ribu per bulan.

NOE