Kades Lebak Bawean “Tutup Mata” Terkait Jalan Rusak di Dusun Tanjung Anyar

oleh -

BAWEAN – Masyarakat Dusun Muara Tanjunganyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean, Kabupaten Gresik, mengeluh keberadaan jalan di wilayahnya rusak parah. Pasalnya, jalan utama menuju dusun tersebut telah rusak selama 12 tahun lebih.

“Bagaimana masyarakat tidak mengeluh, jalan utama itu rusak parah, bahkan tidak layak dilintasi. Jalan itu sudah 12 tahunan lebih tidak diperbaiki,” kata Faruq, 47, warga setempat, Senin (10/5/2019).

Kata Faruq, berbagai cara dan upaya masyarakat dilakukan agar jalan itu layak dilintasi. Salah satunya dengan cara mendesak Kepala Desa (Kades) Lebak, Tuffa, untuk buka mata akan jalan rusak.

“Tapi rupanya Pak Kades mengabaikan keluhan masyarakat. Sebab sampai saat ini, kondisi jalan rusak semakin parah,” ujarnya.

Warga lainnya, Abu Bakar mengatakan keluhan masyarakat terkait jalan rusak sudah lama tak dihiraukan. Hingga akhirnya masyarakat melampiaskan kemarahannya, dengan cara memblokir jalan.

“Warga sempat memblokir dengan cara menanam pohon di jalan. Karena jalan yang rusak tak pernah dibenahi,” ujarnya.

Pantauan Kabarjatim.com di lokasi, jalan sepanjang 1 kilometer di wilayah Dusun Muara Tanjunganyar itu rusak parah. Jalan utama penghubung antara Dusun Muara Tanjunganyar dengan Dusun Kebunagung itu, tidak rata sebagaimana jalan yang biasa dilintasi kendataan bermotor.

Selain jalan bergelombang, kondisi jalan penuh banyak lubang, dan bebatuan, hingga terdapat genangan air yang menggerogoti jalan tersebut. Dengan kondisi tersebut, para pengguna jalan harus ekstra hati-hati jika melintas di jalan tersebut.

Terlebih lagi pada musim hujan, sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Dimana kondisi jalan sulit untuk dilalui khususnya kendaraan roda dua. Selain terdapat genangan air, tanah di jalan tersebut berlapis tanah merah layaknya tanah pengunungan yang sangat licin.