Jumlah Pasien DBD di RSUD Jombang Meningkat

oleh -

JOMBANG-Jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD), yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kabupaten Jombang, meningkat. Untuk di bulan Januari saja, kenaikan pasien yang terdampak DBD di RSUD Jombang cukup signifikan mencapai 200 lebih. Hal tersebut dikarenakan karena sudah memasuki musim penghujan.

Direktur RSUD Jombang, Dr. Pudji Umbaran memaparkan, dimusim hujan memang terdapat kenaikan kunjungan dari beberapa kasus penyakit baik itu diare, ISPA dan demam berdarah. Namun masih dalam kendali yang aman.

“Untuk saat ini kasus DBD masih aman, sebab jauh hari sebelum hujan kami sudah mempersiapkan semuanya baik koordinasi dengan dinas kesehatan tentang Pemberantadan Sarang Nyamuk (PSN), serta bagaimana penanganan jika terjadi kasus DBD pada PPK 1,” ucapnya.

Ia menambahkan, RSUD Jombang sebagai salah satu rujukan regional JawaTimur bagian tengah. Sehingga kita harus menerima setiap rujukan yang ada dari PPK 1 atau PPK 2 sekitar RSUD Jombang.

“Untuk hari ini, kita merawat dikamar seruni bagian anak – anak terdapat 63 pasien dengan panas tinggi, 17 pasien dipastikan demam berdarah dengan grade 2. Sedangkan di ICU Central ada 7 pasien dengan tingkat kegawatan, 5 diantaranya pasien demam berdarah dengan grade 3,”imbuhnya.

“Mudah – mudahan pasien – pasien dapat terselamatkan, karena kami sudah prepare semuanya terkait dengan pemberian cairan,”pungkasnya.

Untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah sendiri, pihak RSUD Jombang menyarankan agar menjaga kebersihan lingkungan serta memberi lotion anti nyamuk pada anak – anak. Sehingga terhindar dari gigitan nyamuk.

Editor : Nurul Arifin