Jelang Idul Adha, Pedagang Kambing di Jombang ‘Kebanjiran’ Order

oleh -
Kambing Di Pasar Hewan Kecamatan Peterongan, Jombang
Kambing Di Pasar Hewan Kecamatan Peterongan, Jombang

JOMBANG-Jelang hari raya Idul Adha atau yang kerap dengan sebutan hari raya Qur’ban, para pedagang kambing di Kabupaten Jombang mengaku kuwalahan. Lantaran permintaan konsumen yang terus meningkat.

Hal itu di ungkapkan Abdul (36), salah satu pedagang kambing asal Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Ia tiap hari mampu menjual kambing sebanyak 5 hingga 7 ekor.

“Alhamdulillah, tiap hari masih laku banyak, walaupun harus membeli kambing dari pedagang lainnya,” tuturnya, saat ditemui kabarjatim.com di pasar hewan Kecamatan Peterongan, Kamis (08/07/19).

“Permintaan konsumen meningkat tajam, berbeda dengan bulan – bulan sebelumnya. Kalau biasanya paling banyak kambing terjual 3 ekor, namun menjelang hari raya qur’ban bisa mencapai 7 ekor,” imbuhnya.

Masih menurut Abdul, walaupun permintaan konsumen terhadap kambing meningkat, namun situasi transaksi di pasar hewan terlihat lesu. Sebab saat ini banyak konsumen yang membeli kambing di peternak langsung.

“Kalau kondisi di pasar hewan biasa saja, sama kayak bulan – bulan biasanya. Sekarang konsumen lebih memilih membeli kambing di rumah – rumah (Peternak), karena bisa memilih dan biasanya konsumen sudah mengetahui kondisi dan kwalitas kambing yang akan dibeli,” terangnya.

“Di rumah juga beternak kambing, ada sekitar 25 ekor. Tetapi sudah terjual semuanya, nanti tinggal mengantar ke pembeli satu hari menjelang Idul Adha,” pungkasnya.

Sedangkan untuk harga kambing juga meningkat hingga 50 persen, yang sebelumnya harga berkisar 2,3 juta rupiah naik hingga kisaran 3,5 juta rupiah. Namun harga tersebut tergantung besar dan berat kambing. Antara jenis kambing Jawa dan kambing Gibas, harganya tak jauh beda.