Jatim Runner Up Lomba Masak Serba Ikan Piala Menteri KKP

oleh -

Jakarta – Pemprov Jawa Timur berhasil meraih juara runner up ketegori menu Balita dalam Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) ke-17 Piala Bergilir Menteri KKP yang dihelat di Jakarta pada 12-14 Desember.

Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6. Dalam perlombaan ini sebanyak 32 peserta dari 32 provinsi di Indonesia berkompetisi menunjukan keterampilan dan kreativitas memasak ikan.

Pada kategori kudapan, Nusa Tenggara Barat (NTB) keluar sebagai juara, disusul Kalimantan selatan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatra Utara.

Kategori menu Balita dimenangkan Kalimantan Selatan disusul Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, dan Sumatera Barat. Adapun di kategori menu keluarga dengam pilihan ikan lokal dengan pilihan lele, tenggiri, atau nila, Kalimantan Timur keluar sebagai pemenang disusul NTB, lampung, Bali, dan Maluku. NTB berhasil menyabet kemenangan tambahan sebagai juara favorit sehingga berhasil juga meraih gelar sebagai juara umum dalam perlombaan ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang menghadiri penutupan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6 di Jakarta Convention Center menyampaikan apresiasi bagi pemerintah dan masyarakat daerah, utamanya Ibu-ibu penggerak PKK yang telah mengikuti rangkaian kegiatan Harkannas dengan antusias. Berbagai perlombaan yang digelar misalnya Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) ke -17 bertujuan untuk meningkatkan kepedulian ibu-ibu dalam penyediaan pangan sehat bagi keluarga.

“Saya berharap, ibu-ibu semua bisa menyajikan makanan berbahan ikan dengan berbagai macam kreasinya untuk keluarga di rumah. Saya yakin ibu-ibu punya ide dan kreativitas dalam penyajiannya sehingga dapat membantu mencegah anak-anak bangsa dari stunting,” tuturnya.

“Saya berharap tidak ada lagi anak-anak yang di mata kita terlihat sehat dan kuat, tidak bisa berjalan pada waktunya akibat kekurangan gizi. Kita harus bahu membahu mengatasi ini,” lanjutnya.

Turut hadir dalam kegiatan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, para kepala daerah beserta jajarannya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi/ Kabupaten/ Kota beserta jajaran pengurus, para pejabat Eselon I Kementerian/Lembaga, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, serta pimpinan lembaga, organisasi, dan retail modern mitra peningkatan konsumsi ikan.

Dalam kesempatan ini Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian juga menyampaikan apresiasi kepada KKP yang telah menyediakan wadah bagi penggerak PPK seluruh Indonesia untuk menunjukkan kebolehan memasak ikan.

“Tentunya kegiatan ini sangat penting karena ini adalah salah satu yang juga mendukung program pemerintah dalam memberikan asupan gizi yang baik kepada keluarga kita, tidak hanya anak-anak tapi mulai umur bayi sampai dewasa,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Agus Suherman mengungkapkan kegiatan Harkannas ke-6 telah diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya makan ikan bersama, Festival Perikanan Nusantara, lomba inovasi menu berbahan baku ikan, Indonesia Seafood Expo (ISE), silaturahmi Menteri Kelautan dan Perikanan dengan stakeholder PDSPKP, hingga lomba masak serba ikan ke-17.

“Kami berharap, momentum peringatan Harkannas ke-6 ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan sinergi seluruh komponen pemerintah dan masyarakat untuk mendukung program peningkatan konsumsi ikan,” tambah Agus Suherman.

Agus melanjutkan, protein ikan dapat kita jadikan sebagai salah satu solusi dalam rangka mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas hidup, meningkatkan produktivitas rakyat, dan daya saing bangsa.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan tiga perjanjian kerja sama. Pertama, perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal PSDPKP dengan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan tentang peningkatan gizi masyarakat melalui konsumsi ikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Kedua, perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal PSDPKP dengan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) tentang Gemarikan. Ketiga, perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal PSDPKP dengan Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI) tentang peningkatan produktivitas, mutu dan nilai tambah, serta daya saing produk kelautan dan perikanan.

Tak hanya itu, dilakukan pula penyerahan Penghargaan Gemarikan kepada pihak-pihak yang dinilai berperan aktif dalam mengakselerasi program ini kepada masyarakat luas. Peraih penghargaan terdiri dari ruang lingkup pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, FORIKAN provinsi, FORIKAN kabupaten/kota, restoran/rumah makan, perusahaan, UKM, atau koperasi hingga perorangan. Berikut penyerahan hadiah kepada 5 pemenang Business Innovation Challenge.