Jambul Kuning, Satwa Langka yang Kini Jadi Maskot Pilkada Sumenep

oleh -

SUMENEP: Cacatua Shulpurea Abboti atau burung kaka tua jambul kuning, merupakan satwa berjeni abboti. Konon, burung kaka tua dengan spesies ini hanya ada di Kabupaten Sumenep, tepatnya di Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu.

Bahkan, kabarnya burung itu sudah langka. Di habitat aslinya, di Pulau Masakambing, kini hanya tinggal 24 ekor saja. Sehingga burung ini menjadi satwa langka yang dilindungi. Kabarnya, dulu ada ribuan kaka tua jambul kuning di pulau terjauh di Sumenep ini.

Ribuan burung kaka tua jambul kuning saat itu, malah dianggap hama oleh masyarakat setempat sehingga diburu dan diperjual belikan dengan bebas.

Bagaimana tidak, burung-burung yang terbang di alam bebas, merusak hasil pertanian masyarakat. Mulai dari jagung, hingga kelapa. Burung itu memang memakan biji-bijian.

Saat ini, burung kaka tua jambul kuning itu tersisa 24 ekor. Burung-burung tersebut telah dipelihara dengan baik oleh masyarakat setempat.

Atas kelangkaan burung tersebut, KPU Sumenep menjadikannya maskot Pilkada 2020. KPU Sumenep, ingin menunjukkan kepedulian terhadap satwa yang seharusnya menjadi kebanggan masyarakat Sumenep itu.

“Prihatin, saat ini sudah tinggal 24 ekor. Makanya. salah satu alasan kami memakai maskot burung yang hanya ada di Sumenep itu, karena kami juga ingin mengabarkan kepada publik supaya ikut menjaga satwa itu,” kata Ketua KPU Sumenep, Abd Warits.

Oleh sebab itu, Warits menambahkan, KPU Sumenep tidak hanya menjadi penyelenggara pemilu, melainkan juga ingin ikut melestarikan satwa Iangka burung kaka tua jambul kuning jenis abboti tersebut.

“Bagian kami (KPU) untuk peduli pada satwa yang berasal dari Sumenep, untuk dijaga ke asliannya,” tandasnya.(Noe)