Istri Bambang DH Turut Ambil Formulir Selama Bursa Calon Kandidat PDIP

oleh -

SURABAYA – Calon kandidat yang mengambil formulir pengajuan diri di PDI Perjuangan semakin ramai. Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus istri mantan Wali Kota Bambang Dwi Hartono, Dyah Katarina turut mendaftarkan dirinya.

Dyah Katarina mengambil formulir pendaftaran bakal calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Surabaya tahun 2020 di Kantor DPC PDI Perjuangan, Rabu (11/9/2019). Dirinya menambah ramai deretan kader PDIP Surabaya yang mengajukan sebagai bakal calon walikota dan walikota untuk Pilwalkot 2020 nanti.

Enam pendaftar bakal calon peserta pilkada di Surabaya tersebut, yakni  serta , pengusaha sekaligus kader PDIP Sutjipto Joe Angga, dan Dyah Katarina.

Tercatat sudah 10 orang yang mengambil formulir sebagai Bakal Calon Wali Kota (Bacawali) dan Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawali). Mereka mengambil formulir lewat dua jalur yang disediakan PDIP, DPC PDIP Surabaya dan DPD PDIP Jawa Timur.

Untuk pengambilan formulir melalui DPC PDIP Surabaya, di antaranya dalah Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, anggota DPRD Provinsi Jatim Armudji, dan pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim Eddy Tarmiji. Selanjutnya ada pengusaha sekaligus kader PDIP Sutjipto Joe Angga, dan Dyah Katarina.

Sedangkan yang mengambil formulir melalui DPD PDIP Jatim,di antaranya adalah Ketua Dewan Kesenian Surabaya (DKS) Chrisman Hadi, Mega Tjandra, Dwi Astutik dan Lia Istifhama. Mega Tjandra mengambil formulir pada Selasa (10/9) lalu, sedangkan Dwi Astutik dan Lia Istifhama pada Rabu (11/9).

Sekretaris DPC PDIP Surabaya Baktiono menjelaskan, bakal calon wali kota maupun calon wakil wali kota masih bisa bertambah. Pasalnya, pendaftaran baru akan ditutup pada tanggal 14 September 2019.

“Masih dua hari bagi yang mau ambil formulir sekaligus mengembalikan formulirnya ke DPC PDIP Surabaya,” ujar Baktiono, Kamis (12/9/2019).

Menurut Baktiono, tahapan berikutnya adalah DPC PDI Perjuangan akan memverifikasi para kandidat yang mendaftarkan diri. Selanjutnya, berkas akan diserahkan ke DPD PDI Perjuangan Jatim.

“Jika ada persyaratan yang kurang dari bakal calon, akan disampaikan kepada yang bersangkutan untuk melengkapinya,”ujarnya.

Namun, setelah batas tanggal, persyaratannya lengkap atau tidak lengkap, tetap akan dikirimkan ke DPD. Nantinya, DPD yang akan meverifikasi kembali. “DPD bisa memanggil bakal calon bersangkutan untuk melengkapi persyaratan,” katanya.

Untuk proses final, DPD akan mengirimkan berkas para kandidat yang mencalonkan diri ke DPP PDIP. Selanjutnya, DPP yang akan memutuskan nama kandidat yang direkomendasi sebagai bakal calon wali kota dan calon wakil wali kota. 

Oleh : Phaksy Brewok