Inovasi Puskesmas Camplong di Era Digital

oleh -
Kartu data pasien yang dibuat puskesmas Camplong
Kartu data pasien yang dibuat puskesmas Camplong

SAMPANG-Inovasi Puskesmas Kecamatan Camplong, Sampang mengubah kartu pasien dari kertas karton menjadi kartu pasien dengan sistem Fingers print (sidik jari). Alasannya, kartu pasien yang dari karton sangat merepotkan pihak medis.

“Kartu data pasien yang dari kertas karton sama masyarakat itu dihilangkan, dan itu merepotkan kami sehingga rekam medis kami doble-doble, sedangkan nama pasien itu macam-macam, lain lagi yang salah penulisan sehingga pelayanan tidak efektif,” dalihnya ketika dihubungi Kabarjatim melalui selulernya kamis (23/08/18).

Menurutnya, dengan data kartu pasien yang menggunakan Fingers print, riwayat pasien dapat terlihat, sehingga itu menjadi dasar pengobatan penyakit berikutnya.

“Dengan kartu itu pasien ketika datang mendaftar riwayat pasien terlihat, dulu pernah sakit apa dan pernah di obati apa, jadi kita punya riwayat tentang pasien” ujarnya.

Dikatakannya, dengan kartu itu agar masyarakat merasa butuh, karena itu sangat penting bagi masyarakat dan juga bagi pihaknya, sebab pihaknya secara administrasi untuk mempercepat proses, hanya saja ketika masih awal prosesnya masih lama tetapi untuk selanjutnya prosesnya lebih mudah.

“Kami mencoba untuk mempercantik itu, tidak gampang rusak, dan kami ingin membuat masyarakat merasa butuh dengan kartu itu, karena dengan kartu itu tinggal di scan datanya sudah muncul, atau kalau tidak membawa kartu pakai fingers print, tapi permasalahannya kadang ngadat lebih gampang pakai kartu itu” pungkasnya. @VIN