Inilah Tiga Alat Diteksi Bencana Andalan BPBD Jombang

oleh -

JOMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang terus melakukan pemantauan terhadap alat-alat deteksi bencana yang ada di kabupaten setempat. Bencana alam seperti banjir, tanah longsor serta angin puting beliung masih menjadi fokus BPBD Kabupaten Jombang

Kasi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Jombang, Gunadi, Menyebutkan saat ini ada tiga alat diteksi bencana yang dalam pemantauan BPBD Kabupaten Jombang. Yakni dua alat diteksi banjir dan satu alat diteksi keretakan tanah.

“Untuk dua alat diteksi banjir, kita pasang dibawah Jembatan Ngrimbi Kecamatan Bareng, dan di DAM rejoagung Ngoro dan saat ini kondisinya masih baik dan terus kita lakukan pemantauan,”Ujarnya saat ditemui di Kantornya. Senin (4/2/2019).

Sedangkan Satu alat diteksi longsor yang terpasang di Kecamatan Wonosalam, tepatnya di Desa Jarak merupakan pemberian dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur. 

“Kita hanya diberikan untuk dilakukan pemantauan, karena saat pemasangan tidak ada sosialisasi baik kepada kami maupun dimasyarakat sekitar,”Imbuhnya.

Selain itu, untuk mitigasi bencana BPBD Kabupaten Jombang terus berkoordinasi dengan steakholder yang ada didesa untuk terus melakukan komunikasi serta memantau perkembangan di masyarakat.

“Tentu dengan melibatkan semua pihak, termasuk relawan yang ada didesa serta saling menyampaikan informasi di group WA, dan group HT,”tegasnya.

Terkait bencana alam puting beliung, Gunadi mengatakan pihaknya tidak bisa memprediksi dimana akan terjadi angin puting beliung namun pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada jika terjadi hujan lebat pada sore hari serta kondisi awan yang hitam pekat.

“Jika terjadi kondisi demikian (hujan lebat disertai angin kencang, red), maka peran serta aktif masyarakat diperlukan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD agar tim reaksi cepat dari BPBD dapat segera melakukan penanganan serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi mereka yang terdampak bencana,” Pungkasnya.