Ini Keterangan Tim SAR, Setelah Sepekan Korban Belum Ditemukan

oleh -

TUBAN – Meski telah hampir sepekan melakukan upaya pencarian, namun Tim SAR gabungan dari Basarnas Surabaya dan BPBD Tuban belum juga menemukan korban yang hilang pasca melompat dari atas jembatan glendeng, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. 

Kendati begitu, semangat serta integritas tim SAR dalam melaksanakan tugas kemanusiaan tak pernah surut dan terus dilakukan hingga hari ke-7, Kamis (07/02/2019).

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Kantor Surabaya, Gian Ery Pramulya mengatakan bahwa keadaan yang kurang mendukung saat ini menjadi penentu operasi SAR akan dihentikan dan dilanjutkan pemantauan, ataupun ditunda dan dilanjutkan bila ada tanda tanda.

“Operasi dihentikan, bukan berarti ditutup lho,” kata Dantim saat ditemui di lokasi. 

Lebih lanjut dijelaskanya, prosesi pemantauan akan dilaksanakan jika mendapatkan persetujuan dari pusat, sebab pihaknya tetap menjaga etika tugas berdasarkan SOP dan aturan perundang-undangan yang ada. 

“Karena kendalanya banyak sekali, terutama sampah, selain itu bangkai juga dimana-mana sampai gak bisa menentukan bau melacak kemunculan korban,” jelas pria yang akrab disapa Ery  tersebut. 

Hingga kini, skema pencarian tidak banyak berubah dan masih sama seperti pola awal, yakni dengan melakukan penyisiran dari titik awal, serta menyisir radius sekitar titik merah. Tepat dibawah jembatan, tim melakukan pola jangkar dan diurut sampai maksimal 200 meter hilir sungai.

“Kalau belum ketemu juga, kita tunggu perintah lanjutan dari kantor, ” pungkas Dantim Basarnas.

Editor.  :  Rusmiyanto