Indonesia Tangkap Dua Kapal Asing Pencuri Ikan

oleh -

JAKARTA – Kapal Pengawas Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil menangkap kapal ikan asing ilegal di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) sekitar Laut Sulawesi pada 17 Mei 2018.

“Sekitar 274 mil laut barat laut Tahuna,” terang Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Nilanto Perbowo, di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Penangkapan dilakukan terhadap kapal F/B HANADOREA FIVE (13 GT) dengan jumlah awak tiga warga negara Filipina, dan kapal lightboat (kapal lampu), serta kapal JRV. 02 (6 GT) dengan jenis kapal pumpboat dan diawaki dua warga Filipina.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh KP. Hiu 015, kedua kapal tersebut tidak memiliki dokumen yang sah dari Pemerintah Indonesia untuk melakukan penangkapan ikan. Selanjutnya, kedua kapal di kawal menuju Stasiun PSDKP Tahuna, Sulawesi Utara untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perikanan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran di bidang perikanan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.

Penangkapan atas dua kapal tersebut menambah jumlah kapal perikanan yang ditangkap oleh KKP melalui Kapal Pengawas Perikanan. Sampai dengan tanggal 18 Mei 2018, jumlah kapal perikanan ilegal yang ditangkap sebanyak 41 kapal dengan rincian kapal Vietnam sebanyak 8 kapal, Filipina 4 kapal, Malaysia 1 kapal, dan Indonesia 28 Kapal.

Editor: Ahmad Saefullah