Imbas Virus Covid 19, Pedagang Pentol di Sampang Tak Berpenghasilan Selama 1 Bulan

oleh -
Ilustrasi Covid 19 (google)
Ilustrasi Covid 19 (google)

SAMPANG-Pedagang Pentol di Kabupaten Sampang mengaku tidak bisa menjual dagangannya lantaran pandemi Convid 19. Shaleh (48) salah satu pedagang pentol yang biasa berjualan di area sekolah SMPN I Sampang ini mengaku sudah satu bulan tidak mendapatkan penghasilan.

Shaleh mengaku tidak bisa menjual dagangannya lantaran siswa di sekolah tersebut diliburkan karena Pandemi Covid 19 ini. “Sejak awal di liburkan selama 14 hari itu saya sudah tidak berjualan, kemudian di perpanjang sampai sekarang hampir satu bulan. untungnya, saya sempat di bantu oleh saudara yang kerja di luar daerah” Terangnya pada KabarJatim.com Selasa (07/04/20).

Shaleh memang berprofesi sebagai pedagang pentol untuk menghidupi istri dan tiga anak yang saat ini juga masih duduk di bangku sekolah. Ketika ditanya kenapa tidak berjualan keliling masuk ke perkampungan saja. Shaleh mengaku belum terbiasa dan bila situasinya terus berlanjut seperti saat ini Ia akan berusaha mencoba untuk berjualan keliling masuk ke area perkampungan.

“Kalau jualan masuk ke kampung – kampung saya belum terbiasa, tapi nanti saya coba bila selama situasinya terus seperti ini. Karena kalau saya terus tidak jualan yang di rumah mau makan apa?” Ujarnya.

Sementara Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang melalui Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Sri Sunarsih ketika di konfirmasi melalui pesan Watshaap soal perhatian terhadap pedagang kecil itu ia mengatakan hingga saat ini memang masih belum ada. Tapi ketika ditanya bagaimana untuk kedepannya jika situasinya tetap seperti ini apakah akan ada perhatian ia membalas dengan singkat dengan kata iya. “Untuk sementara belum ada dan menunggu petunjuk dari kemensos” tulisnya.

VIN