Ikan Raksasa Haji Sutriman Juara Festival Bandeng Kawak

oleh -

SIDOARJO – Enam ekor bandeng kawak yang masuk nominasi Festival Lelang Bandeng Tradisional Sidoarjo 2019 telah ditimbang pagi tadi. Hasilnya, empat ekor bandeng masuk kategori untuk diikutkan lelang nanti malam.

Saat ditimbang di halaman Kantor Dinas Perikanan Sidoarjo, bandeng milik Sutriman, warga Dusun Tegalsari, Desa Kupang dengan berat 6,27 Kg meraih juara pertama. Bandeng kawak ini berusia 8 tahun memiliki lebar 19 cm dan panjang 86,5 cm. Bandeng kawak ini dirawat oleh Sutriman di tambak kawasan Tlocor Jabon.

Bandeng juara pertama ini menyisihkan lima bandeng kawak lainnya yang ikut penimbangan. Tiga bandeng kawak lainnya dinyatakan sebagai juara kedua, ketiga dan keempat. Yakni juara kedua, bandeng seberat 6,52 Kg milik H Sanaji, warga Desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin.

Untuk juara ketiga disabet bandeng seberat 6,23 Kg milik H Ilyas, warga Desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin. Dan juara keempat diraih bandeng seberat 5,60 Kg milik H Mustofa, warga Desa Kupang Kecamatan Jabon.

“Bandeng kawak yang ikut dalam proses penimbangan, harus dari tambak asli Sidoarjo,” kata Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo, H. M Sholeh didampingi sekretaris H. M Bachruni Ariyawan saat diwawancarai awak media.

Lebih lanjut Soleh menjelaskan, berat bandeng kawak tahun ini berkurang dibandingkan tahun lalu. Sebab pembudidaya kesulitan memanen bandeng yang lebih besar karena takut ikannya stres kemudian bisa mati.

“Semoga lelang bandeng kawak kali ini menjadi semangat bagi petani tambak untuk memajukan industri ikan dikota Sidoarjo,” cetus Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin yang juga menjadi juri prosesi penimbangan.

Wabup pun berharap lelang bandeng dalam rangka peringatan Hari Jadi Sidoarjo yang ke 160 yang digelar nanti malam semakin inovatif. Sehingga tidak sekedar event tahunan, dan bisa menghasilkan dana yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. “Mudah-mudahan hasil lelangnya lebih banyak dari tahun lalu,” pungkas pria yang akrab disapa Cak Nur itu.

Editor : Ahmad Saefullah