HPN 2019 Tekankan Jakartasentris Beralih ke Isu-Isu Daerah

oleh -

SURABAYA – HPN (Hari Pers Nasional) 2019 sebagai tuan rumah adalah Jawa Timur mengusung tema Media Masa ditengah Terpaan : Winner Takes All Market, dibahas dalam Konvensi Nasional Media Massa, di hotel Sheraton Surabaya pada Jumat (8/2/2019).

Selama Konvensi yang berlangsung dihadiri oleh pada jurnalis dan PWI seluruh Indonesia.

Sebagai pembicara Yosep Stanley Adi Prasetyo, Ketua Dewan Pers, Soekarwo Gubernur Jatim, Rudiantara Mentri Kominfo, dan Chairul Tanjung Chairman CT Corps.

Disampaikan oleh Yosep Stanley Adi Prasetyo mengatakan, seharusnya insan pers harus mengalami perubahan dalam cara berpikir untuk di tuangkan dalam pemberitaan.

Jakarta Sentris istilah yang dikeluarkan oleh Ketua Dewan Pers periode 2016-2019.

Yosep Stanley memberikan arti bahwa pers harus mulai beralih dari pemberitaan yang sebelumnya di fokus pada jakarta dan segala hingar bingarnya, ke isu-isu yang ada di daerah. 

Menurut Yosep Stanley, insan jurnalis dan perusahaan pers, perlu mengembangkan potensi kedaerahan, untuk mengembangkan perekonomian daerah.

“Jakarta sentris sebisa mungkin di kurangi karena isu isu di daerah lebih berpotensi,” ujarnya

Potensi tentang isi isu dan kapasitas potensi di daerah daerah cukup menarik.

Ada banyak hal yang perlu disorot oleh wartawan yang ada di daerah, seperti halnya tentang pariwisata, kuliner, dan UMKM. 

Yosep Stanley menegaskan, apabila perkembangan ekonomi di daerah bisa berkembang dengan baik, secara otomatis, hal ini akan berdampak pada pengembangan ekonomi media.

Juga diutarakan oleh Soekarwo Gubernur Jawa Timur mengatakan, pers memang sangat berperan besar, dalam penyebaran informasi potensi yang dimiliki Jawa Timur. Katanya, selama ini Jawa Timur banyak terbantu dengan adanya insan pers.

Menurut Soekarwo peran insan pers di Jawa Timur cukup membantu dalam mempromosikan potensi mulai dari kinerja Pemerintah dan pariwisata kota maupun daerah.

“Kita dalam melakukan perkembangan potensi Jawa Timur terbaru dari apa yang di publikasikan oleh media, era digital yang dimanfaatkan oleh perusahaan media bisa membentuk hal positif bagi potensi Jawa Timur,” tutup Soekarwo

Editor.   :  Rusmiyanto