Hikmah Kembalinya Masjid Hagia Sophia

oleh -
Sholat jamaah perdana yang digelar di Hagia Sophia setelah 85 tahun. Hagia Sophia awalnya adalah Katedral lalu diubah menjadi masjid, kemudian museum dan kini kembali menjadi masjid (Foto: Hurriyetdailynews)

Peristiwa bersejarah bagi umat muslim terjadi pada Jum’at (14/07), yakni digelarnya sholat jumat pertama di Masjid Hagia Sophia, Turki, setelah Presiden Erdogan meresmikan Museum Hagia Sophia dialih fungsikan menjadi masjid.

Kembalinya Masjid Hagia Sophia menjadi kabar gembira bagi seluruh ummat muslim di dunia. Sekitar 10.000 warga Turki maupun luar negeri memenuhi area Masjid Hagia Sophia.

PPPA Daarul Qur’an cabang Malang dan Surabaya mengadakan kajian online zoom spesial menilik hikmah dibalik uforia Kembalinya Masjid Hagia Sophia, sekitar 250 partisipan mengikuti kajian pada Sabtu (25/07) malam.

Herry Cahyadi, pengamat Turki menyampaikan sejarah perjuangan pemimpin-pemimpin Turki yang ingin mengembalikan museum Hagia Sophia menjadi masjid, sampai akhirnya telah diwujudkan oleh Presiden Erdogan.

Meyda Sefira selaku publik figur juga menyampaikan bahwa Masjid Hagia Sophia adalah saksi sejarah kebangkitan Islam dari generasi ke generasi. Akhirnya, hikmah dibalik kembalinya Masjid Hagia Sophia disampaikan oleh Ustadz Hilman Fauzi. “Masjid, pemuda, pemimpin, adalah penentu kebangkitan ummat Islam”, tuturnya.

“Sekarang kita harus berpikir, apakah masjid-masjid disekitar kita sudah digunakan untuk beribadah seperti kebahagiaan kita melihat Hagia Sophia kembali menjadi Masjid?” imbuhnya.

Lebih Jauh beliau menuturkan, peran pemuda yang rajin beribadah, aktif dalam kegiatan postif juga mampu membangun bangsa dan agama. Utamanya, pemimpin yang mempunyai kapasitas dan kebijaksanaan membangun bangsanya dengan nilai-nilai kebaikan, sehingga membuat rakyatnya sukses dan mulia dunia akhirat.