Hari Pertama, Khofifah Tinjau Ruang Kerja

oleh -

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ingin ruang kerjanya tersambung dengan pusat data. Ini bertujuan untuk memudahkan kinerjanya selama memimpin Jatim lima tahun kedepan.

“Saya juga ingin ada layar tebal yang bisa menampilkan 48 layar, sehingga bisa berkomunikasi secara personal dengan para kepala dinas atau kita melakukan meeting secara teleconference,” kata Khofifah, saat meninjau ruang kerja mengawali hari pertamanya di ruang kerjanya di kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (16/2/2019).

Keinginan Khofifah agar ruangannya bisa tersambung dengan pusat data hal wajar. Mengingat dinas-dinas di Pemprov Jatim lokasinya berjauhan. “Kantor OPD Pemprov Jatim berpencar tidak satu area. Tidak efektif bila ada hal urgent harus datang, belum macetnya. Makanya saya ingin ada layar untuk monitor langsung,” katanya.

Selain membangun sistem yang terintegrasi, Khofifah ingin BPBD Jatim membangun koneksivitas dengan seluruh OPD yang ada. Hal ini dikarenakan sebagian besar tekstur tanah di Jatim rentan terjadi longsor, ataupun hujan intensitas tinggi yang dapat menyebabkan banjir.

“Bila langkah ini dilakukan, maka deteksi dini bisa dilakukan tak hanya oleh BPBD, tapi juga dinas lainnya. Seperti Dinas Pendidikan, atau Dinas Pekerjaan Umum yang harus datang awal saat masa tanggap darurat,” kata Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim ini juga ingin sistem tersebut mampu dijalankan oleh BPBD di 38 Kabupaten/Kota di Jatim. Sehingga mereka bisa saling terhubung satu sama lain dalam memonitor jika terjadi bencana di wilayahnya.

“Jadi sekali klik bisa keliatan mana daerah yang banjir sehingga early warning system (EWS) bisa terakses dan menjadi antisipasi dan kewaspadaan bersama,” katanya.

Selain meninjau ruang kerjanya, Khofifah juga saat meninjau ruang kerja Wakil Gubernur, yang lokasinya tidak jauh dari ruang kerjanya. Khofifah menyampaikan keinginannya untuk membuat semua ruangan yang ada di Kantor Gubernur berbasis digital.

“Sekarang era digital, jadi kita akan buat bagaimana semua ruang kerja terhubung dengan digitalisasi yang memungkinkan kita mengakses informasi yang sudah terintegrasi,” kata Khofifah.

editor : Nurul Arifin