Hari Pahlawan Nasional, PT KAI Daop 8 Sosialisasi Taat Lalu Lintas

oleh -

SURABAYA – PT KAI Daop 8 Surabaya bersama komunitas pecinta KA ajak tertib berlalu lintas secara total di hari Pahlawan Nasional 10 November 2019.

Mengajak masyarakat taat berlalu lintas diwujudkan dalam kegiatan sosial di sekitar Jalan A. Yani – Surabaya dan di sekitar Stasiun Wonokromo, Minggu (10/11/2019).

Guna menarik perhatian masyarakat yang melintas, pihak panitia menampilkan kegiatan musik angklung yang menyanyikan lagu perjuangan, kostum peserta berpakaian pejuang 45, peserta dengan tampilan balutan perban dan kehadiran manusia robot merah putih.

Selain dari penampilan kostum menarik dan pagelaran musik jalanan, para peserta yang berjumlah 40 orang ini, dalam aksi simpatiknya diisi dengan kegiatan pembagian stiker selamat di perlintasan, bunga, pin dan bendera merah putih.

Suprapto, Manager PT KAI Daop 8 Surabaya, ‚ÄúDalam kampanye peduli keselamatan ini, para peserta yang terdiri pegawai PT KAI Daop 8 Surabaya bersama anggota komunitas pecinta kereta sebanyak 40 orang, menyelengarakan berbagai aksi simpatik kepada para pengguna jalan raya yang melintas di Jalan A.Yani – Surabaya. Kegiatan hiburan musik, orasi hingga pembagian secara gratis aneka souvenir menarik dengan jumlah 800 pcs dilakukan dalam kampaye yang bertanjuk *Ayo Menjadi Pahlawan Berlalu Lintas*,”Jelasnya.

PT KAI Daop 8 Surabaya masih tetap menghimbau kepada masyarakat  untuk menggunakan angkutan kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat, agar berhati – hati ketika melintas di perlintasan sebidang antara jalur rel Kereta Api dan jalan raya. Berbagai cara pendekatan komunikasi guna menyadarkan masyarakat akan penting keselamatan di perlintasan telah dilakukan seperti sosialisasi ke sekolah-sekolah, balai desa, di stasiun-stasiun, seminar di hotel-hotel, dan hingga aksi simpatik di jalanan

“Kami ingatkan kembali, bahwa tata cara melintas di perlintasan sebidang adalah berhenti di rambu tanda *”STOP”* , tengok kiri – kanan, apabila telah yakin “AMAN”, baru bisa melintas. Palang pintu, sirene dan penjaga perlintasan *hanyalah alat bantu keamanan semata.* Alat utama keselamatannya ada di rambu-rambu lalu lintas bertanda “STOP” tersebut,” tanbah Suprapto.