Hari Ketiga Ops Patuh 2020, Ratusan Pengendara di Jombang Terjaring Razia

oleh -

JOMBANG: Ratusan Pengendara di Kabupaten Jombang Jawa Timur terjaring razia dalam Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020, selama tiga hari berlangsung operasi tersebut.

Dari Data yang berhasil dihimpun, Total ada 196 Pengendara yang sudah terjaring, dengan didominasi oleh Pengendara roda dua. Sedangkan untuk pelanggaran yang mendominasi yakni, tidak mengenakan helm serta tidak membawa surat kelengkapan berkendara baik STNK maupu SIM.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang, Iptu Mulayni Menuturkan, Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020 dilaksanakan dengan metode razia yakni dengan Razia Stasioner dan Hunting System Guna menyasar pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata.

pembagian masker kepada abang becak di simpang empat sambong

“Sedangkan yang menjadi sasaran yakni Pelanggaran kasat mata, diantaranya, melawan arus, pengendara dibawah umur, tidak mengenakan Helm, boncengan lebih dari dua, berkendara diabwah pengaruh alcohol serta pelanggaran kasatmata lainnya,”Ujarnya Saat memimpin langsung pelaksanaan Razia di Simpang Empat Sambong. Sabtu, 25 Juli 2020.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan Razia Operasi Patuh 2020 ada yang berberda karena pandemic covid-19, yakni dengan presentasi 20 % Penidakan, 40 % tindakan pencegahan (preventif) dan 40 % Sosialisasi (Pre entif) Simpatik dalam rangka pencegahan covid-19.

“Dalam pelaksanaan kali ini kita lebih mengedepankan terkait masalah Simpatik terutama masalah Covid-19, Misalnya ini ya pembagian masker, kita penyemprotan cairan desinfektan, pengukuran suhu tubuh sebelum dilakukan penindakan,”Imbuhnya.

Masih Menurut Mulyani, untuk tidakan pencegahan selain sosialiasi tentang keselamatan berlalu lintas, pihaknya juga mensosialisasikan tentang pentingnya mengenakan masker saat beraktifitas diluar rumah, agar terhidar dari penularan covid-19.

“Kita berikan masker jika mendapati pengendara yang tidak memakai masker,”Pungkansya. NOE