Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Penyelewengan BBM Bersubsidi

oleh -
Sidang Praperadilan Kasus Penyelewengan BBM bersubsidi
Sidang Praperadilan Kasus Penyelewengan BBM bersubsidi

SUMENEP – Hakim tunggal Wahyu Widodo menolak gugatan praperadilan yang diajukan oleh tersangka kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Masduki Rahmat.

Hakim menyatakan, penetapan Masduki Rahmat selaku Kepala PT Pelita Petrolium Indonesia (PPI) Cabang Sumenep sebagai tersangka yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur telah sah secara hukum.

“Menolak praperadilan pemohon untuk seluruhnya,” kata Hakim Wahyu Widodo saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, Jumat 24 Januari 2020.

Hakim Wahyu Widodo menyatakan, proses penetapan tersangka Masduki Rahmat yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur sah demi hukum.

Sebelumnya, MS atau Masduki Rahmat selaku Kepala PT PPI Cabang Sumenep melalui kuasa hukumnya, Farid Fathoni mengajukan praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka.

Masduki Rahmat mengaku, penetapan tersangka oleh Polda Jatim dinilai janggal. Namun, pada saat itu juga Polda Jatim melalui tim hukumnya mengklaim bahwa penetapan tersangka Masduki Rahmat telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Penyidik, kata tim hukum Polda Jatim telah mengantongi bukti-bukti yang cukup untuk menetapkan Masduki sebagai tersangka. VIN