Hadapi Pilkada Serentak 2020, Kapolri Tak Akan Ampuni Penyebar Hoax

oleh -

Jakarta – Kapolri Idham Azis memastikan anggotanya akan bersifat netral dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020. Ia menegaskan, Polri akan berupaya maksimal untuk menjaga keamanan dan stabilitas pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Pihaknya juga akan mengawal secara ketat dan menindak tegas bagu pelaku penyebar hoax, fitnah dan ujaran kebencian. Ini bertujuan agar penyelenggaraan pilkada berjalan kondusif dan berkualitas.

“Saya pastikan Polri akan tetap netral, tidak boleh ada anggota Polri berpolitik selama masih memakai atribut Polri,” ujar Idham Azis.

“Kami akan tindak tegas bagi penyebar hoax, fitnah dan penyebar kebencian, komitmen kita menjaga stabilitas dan keamana agar pilkada nanti berjalan kondusif.”

Sementara, Anggota Komisi III DPR RI Mulyadi memberi apresiasi terhadap komitmen Kapolri. Bahkan Mulyadi menilai Idham Azis telah menepati janjinya saat tes kelayakan dihadapan DPR RI. Yang mana hal tersebut merupakan pertanyaan Mulyadi sebagai Kapoksi Partai Demokrat Komisi III kepada Idham Azis saat masih merupakan Calon Kapolri.

“Pak Kapolri Idham Azis menepati janjinya untuk tetap bersifat netral dalam pilkada mendatang, ini juga termasuk salah satu pertanyaan saya ketika pak Idham Azis masih berstatus calon kapolri,” ujar Mulyadi.

Ia juga berpesan agar Kapolri mempertahankan kinerjanya yang dinilai sudah sejalan dengan kepentingan masyarakat. Apalagi, setlah Idham Azis menjabat, konsolidasi secara nasional terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Di samping itu, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI tersebut mengatakan kepemimpinan Idham Azis yg hanya berlansung 14 bulan, waktu yang terbilang pendek dibandingkan jabatan Kapolri sebelumnya, tentu memberikan contoh baik kepada generasi penerus menjasi suatu kewajiban.

“Kinerja polri sudah on the track dan jika perlu lebih ditingkatkan agar menjadi legacy (warisan) yang baik untuk penerusnya nanti,” pungkas Mulyadi.