Gus Nabil Kutuk Peristiwa Keji di Sigi, Sulawesi Tengah

oleh -

Jakarta – Kasus pembunuhan yang diduga dilakukan kelompok radikal terjadi di Desa Lemba Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020), sekitar pukul 08.00 Wita.

Empat orang dibunuh, ada yang dipenggal dan dibakar. Gereja dan enam rumah jemaat juga dibakar. Dalam kaitan ini Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama Muchamad Nabil Haroen mendesak polisi bergerak cepat memburu para pelaku.

“Harus diusut tuntas hingga jelas dan terang benderang, siapa dalang di balik peristiwa keji ini. Kekerasan yang terjadi di Desa Lemba Tongoa merupakan peristiwa keji dan memilukan. Tentu harus ada upaya serius untuk menangani ini,” ujarnya melalui siaran pers.

Beredar adanya sinyalemen keterlibatan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso dalam peristiwa ini. Namun, informasi tersebut belum terkonfirmai. Gus Nabil berharap aparat segera menyampaikan keterangan, agar publik mendapat informasi yang tepat.

“Gerak teroris selama ini masih belum selesai, masih menjadi ancaman di negeri ini. Maka, upaya komprehensif harus dilakukan, untuk antisipasi pada waktu selanjutnya. Di sisi lain, jangan sampai situasi menjadi keruh, hingga menyebabkan chaos. Kita butuh situasi stabil agar Indonesia kembali bangkit, terlebih di masa pandemi ini,” tegasnya.

“Saya menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarganya. Semoga kedamaian senantiasa memberkahi kita semua. Jangan lagi ada kekerasan dan pembunuhan keji, yang menistai kemanusiaan.”