Guru Korban Tenggelam Pantai Payangan Dimakamkan di Jombang

oleh -

JOMBANG – Isak tangis keluarga tak terbendung ketika jenazah Yudha Mahardika (34), salah satu korban tenggelam di Pantai Payangan Jember, tiba di rumah duka di Pulo Wetan, Gg 07, Kabupaten Jombang.

Jenazah tiba sekira pukul 23:00 WIB Minggu, diangkut menggunakan ambulans. Tak hanya keluarga, terlihat para tetangga serta teman dekat korban pun turut menyambut kedatangan jenazah guru BP, bapak dari dua anak tersebut.  Ketika jenazah diturunkan dari ambulans, istri korban sontak menangis histeris bahkan hampir pingsan. Namun pihak keluarga segera menenangkannya.

Marta Hardinata (39), kakak korban mengaku terkejut dan tak menyangka adiknya harus pergi secepat ini. Dirinya awalnya tak percaya ketika dapat kabar adiknya tenggelam.

“Saya dapat kabar dari teman – teman, kemudian saya pastikan dengan menghubungi salah satu teman adik saya yang ikut rombongan. Dan ternyata benar adik saya menjadi salah satu korban tenggelam,” ucapnya saat ditemui di rumah duka.

“Tak ada firasat apa-apa, tapi seminggu yang lalu kami sempat bercanda dengan menanyakan apakah kamu (korban) masih bisa renang, ia menjawab, masih bisa sedikit – sedikit. Terus saya tanya, kalau ada banjir gimana, dia menjawab, yo kintir (Ya terbawa arus.red),” imbuhnya.

Pihak keluarga tak menjemput jenazah ke Jember, sebab banyak pihak terkait baik dari SAR juga meminta keluarga menunggu di rumah sambil menyiapkan pemakaman.

Korban meninggalkan seorang istri bernama Yanny Rahmawati (33), dan dua anak. Satu anak perempuan yang masih berusia 3 tahun dan satu laki – laki berusia 9 tahun.

Pagi tadi korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa tempat tinggalnya. Puluhan warga, murid dan guru dari SMAN 1 Plandaan pun ikut mengantarkan korban ke peristirahatan terakhirnya.

Sebelumnya, korban tenggelam saat bermain air di Pantai Payangan, Ambulu, Kabupaten Jember, pada Minggu (10/02), sekitar pukul 14:30 Wib. Saat itu korban sedang ikuti rombongan rekreasi guru BP se-Kabupaten Jombang.

Musibah tersebut menelan korban jiwa dua orang yakni, Yudha Mahardika dan Zakiyah (30), warga Jombang, serta satu orang yang masih dinyatakan hilang dan belum diketemukan bernama Moh. Hasan (23). Sementara korban selamat yakni Yannik Susanty (34).

Editor : Ahmad Saefullah