Gubernur Jatim : Cegah Teror Masyarakat Lakukan Deteksi Dini

oleh -
Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di RS Bhayangkara (amal/kabarjatim)
Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di RS Bhayangkara (amal/kabarjatim)

SURABAYA-Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan. Hal ini untuk mencegah terjadinya terorisme. Salah satunya adalah masyarakat melakukan deteksi dini.

Pernyataan ini disampaikan Pakde Karwo dalam menyikapi peristiwa ledakan di Bangil, Pasuruan. Ia menjelaskan, kewaspadaan di masyarakat bisa dimulai saat melihat sesuatu yang tidak wajar. Sebagai contoh waspada terhadap tetangga yang berperilaku aneh dan berpakaian beda.

Apabila menemukan hal seperti itu, sebagai bentuk deteksi dini di masyarakat dianjurkan untuk melaporkan kepada RT/RW maupun tiga pilar agar segera dilakukan tindak lanjut.

Hal semacam ini, merupakan salah satu wujud meningkatkan kewaspadaan.

“Sebagai contoh apa yang telah dilakukan masyarakat Bangil yang mendeteksi dini salah satu warganya menjadi terduga teroris. Cara tersebut, sudah berhasil dan bisa diterapkan di tempat lain,” ungkap Pakde Karwo usai membesuk bocah korban ledakan Pasuruan di RS Bhayangkara, Jumat (6/7/2018).

Pakde menjelaskan, upaya deteksi dini bisa terjadi apabilan tercipta kerukunan dan kerjasama antar masyarakat. Masyarakat dihimbau agar tidak resah, karena perlindungan lingkungan akan terorisme dibawah kendali Polda Jatim yang dibantu oleh Kodam V Brawijaya.

“Terima kasih kepada TNI dan Polri yang senantiasa bekerja keras dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan gerak cepat atas segala permasalahan gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya terkait terorisme,”jelasnya.

Sementara itu, bocah korban ledakan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ICU RS Bhayangkara Polda Jawa Timur. Saat ini, kondisi korban sudah sadar dan bangun.

Bocah tersebut merupakan anak dari pemilik bom, Ahmad Abdul Rabani alias Abu Ali alias Anwardi. Bocah yang diketahui berusia 2,5 tahun itu mengalami luka bakar di bagian wajah, dan luka robek di bagian kaki. @VIN