GP Ansor Kabupaten Blitar : Akreditasi Kelembagaan Tidak Transparan dan Penuh Politisasi

oleh -

BLITAR – Akreditasi kelembagaan yang dilaksanakan oleh Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur disayangkan oleh GP Ansor Kabupaten Blitar. Hal tersebut disampaikan Hermawan selaku Sekretaris GP Ansor Kabupaten

Menurut Hermawan, proses akreditasi kelembagaan sama sekali tidak koorperatif dan tidak fair. Banyak PAC yang pada kenyataannya aktif dalam kegiatan namun, mendapatkan nilai D. Hal itu menurut nya ada indikasi politisisasi.

“Kami meyakini bahwa banyak muatan politis dalam pelaksanaan akreditasi kelembagaan ini. Karena hasil dari akreditasi ini akan menjadi tolok ukur peserta Konferwil yang memilik hak pilih suara nanti ” tandasnya saat dihubungi melalui via telepon kepada kabarjatim saat di Sidoarjo acara pembukaan Konferwil Ansor. Minggu, (21/07/2019)

Sementara itu, lebih lanjut Hermawan menyampaikan harapkan untuk memimpin PW Ansor Jawa Timur yang akan datang Ia berharap Ketua PW GP Ansor Jawa Timur mendatang memiliki sifat tauladan seperti Rasulullah.

“Siapapun yang terpilih nanti, kami berharap Ia memiliki mempunyai sifat sifat Nabi Muhammad SAW yaitu Shidiq, Amanah, Tabliq dan Fatonah” pungkasnya.

Masih kata Hermawan, “Sidiq yang artinya jujur, ketua Ansor harus memiliki sifat jujur bukan hanya ucapan rapi juga perbuatan. Selanjutnya Amanah yang artinya ketua Ansor harus dapat dipercaya. Tabliqh yang artinya ketua Ansor harus dapat menyampaikan hal-hal yang benar. Kemudian yang terakhir Fatonah yaitu ketua Ansor harus cerdas serta memiliki visi yang jelas ” ulasnya.

Hermawan juga menambahkan semoga siapapun Ketua PW GP Ansor nanti yang terpilih, sesuai dengan harapkan Kader Ansor Jawa Timur. Konferwil Ansor Jatim 2019 akan digelar pada tanggal 28 Juli di Ponpes Sabilulrosyad, Malang.