Gedung Unipdu Terbakar, Satu Mahasiswa Alami Sesak Nafas

oleh -

JOMBANG-Kebakaran melanda sebuah gedung Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) yang berada di komplek pondok pesantren Darul Ulum di Peterongan, Kabupaten Jombang, Rabu (19/12/2018).

Kali ini terjadi pada ruang dosen di dalam gedung Fakultas Teknik dan juga Prodi Sistem Informasi. Ruangan tersebut adalah tempat penyimpanan arsip – arsip penting serta absensi mahasiswa.

Kejadian bermula sekitar pukul 18:00 Wib. Saat itu usai diadakannya pemilihan ketua BEM di ruang sebelahnya. Tiba – tiba ada kepulan asap yang keluar dari ruangan tersebut.

Ali (33), seorang staf dosen memaparkan, dirinya mendapat laporan dari pihak mahasiswa bahwa telah terjadi kebakaran di ruangan tempat ia bekerja.

“Saya di telephon oleh salah satu mahasiswa, katanya ruangan saya terbakar. Lantas saya bergegas datang ke lokasi guna memastikannya” ucapnya saat ditanyai kabarjatim di lokasi.

“Waktu saya datang lewat belakang ada api yang membakar meja tempat lcd plasma. Saya bersama beberapa mahasiswa mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun karena asap semakin tebal, maka saya segera hubungi pemadam kebakaran” imbuhnya.

Selang 30 menit, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, yang mendapat laporan tiba dilokasi dengan menerjunkan satu unit mobil damkar beserta 2 unit mobil supply air. Satu jam kemudian api berhasil dijinakkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun salah satu mahasiswa bernama Saffiudin (26) asal Sampang – Madura, mengalami sesak nafas akibat menghirup asap saat dirinya mencoba memadamkan api, dan segera dilarikan ke UGD Rumah Sakit Unipdu.

“Pertama tadi kami kasih oxigen guna bantu pernafasan, terus tadi ada muntahan dan sudah diperiksa dan sekarang sudah bersih. Untuk kondisi korban saat ini sudah mulai stabil. Untuk efek lanjutannya masih nunggu hasil setelah opserfasi” ucap Jakfar, dokter jaga UGD.

AKP Gatot Setyo Budi, Kasatresrim Polres Jombang membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara api berawal dari pengecasan komputer.

“Pihaknya besok akan menerjunkan tim labfor guna mengetahui lebih detailnya penyebab kebakaran. Dan memasang garis polisi supaya lokasi steril sampai penyelidikan usai” tuturnya.

Akibat peristiwa tersebut, lokasi gedung yang terbakar dalam keadaan gelap sebab aliran listrik dimatikan supaya tak terjadi konsleting listrik. Kerugian ditafsir mencapai puluhan juta rupiah. @VIN