Gasak ATM Milik Teman Kos, Lukman Masuk Bui

oleh -
Teks foto : Pelaku Lukman menunjukkan ATM yang dicurinya. (eko Yono/kabarjatim)
Teks foto : Pelaku Lukman menunjukkan ATM yang dicurinya. (eko Yono/kabarjatim)

SURABAYA– Berhati-hatilah Anda meski dengan teman sendiri, meski telah akrab aksi kejahatan masih perlu diantisipasi. Seperti kejadian yang dialami, Zainal abidin, asal Pulau Mandangin, Sampang Madura. Dia menjadi korban pencurian di rumah kos di Jalan Plemahan Gg. 2 Surabaya.

Kartu ATM miliknya digasak dan dikuras oleh teman satu kamar yang telah akrab dikenalnya dan berasal dari kampung halamannya di Dsn. Keramat RT /RW 03/002 Ds. Pulaumandangin Kec. Sampang Madura.

Pelakunya adalah Lukmanul Hakim yang tinggal satu kos dengan korban di Jalan Plemahan Gg. 3 Surabaya.

Modus yang dilakukan oleh Lukman adalah, pelaku ini mencuri ATM yang disimpan di dompet korban. Dan saat korban tertidur dikamar kost, pelaku ini mengambilnya lalu melakukan tarik tunai di mesin atm.

“Selesai transaksi ATM, pelaku ini kemudian mengembalikannya ke dompet korban seperti semula,” sebut Iptu Zainul Abidin, Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya, Senin (3/9/2018).

Lanjut Abidin, pelaku dan korban teman adalah teman sekamar kost lokasi kejadian. Sepulang dari kerja, pelaku berpura pura pinjam HP korban dan pada kontak HP itu terdapat file pin ATM milik korban.

Saat itulah pelaku ini menghafal dan menyimpan pin ATM korban. Selanjutnya saat korban tertidur pulas pelaku mencari dompet korban dan menemukannya. “Pelaku melakukan tarik tunai pada mesin ATM di Tunjungan Plasa 2 lantai 1,” tambah Abidin.

Aksi tersebut diketahui dilakukan pelaku pada akhir bulan Agustus lalu. Setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi, Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, diketahui pelakunya mengarah pada Lukman, akhirnya Polisi membekuk Lukman pada, Minggu 2 September 2018. Dalam penyidikan Lukman mengaku telah mencuri ATM dan menarik tunai isinya.

Kemudian uang tersebut oleh pelaku sebagian dipergunakan untuk keperluan pribadi senilai Rp.100.000 sisanya Rp.700.000 disimpan di almari kamar kost pada lipatan baju miliknya.

Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Lukman langsung dijebloskan ke dalam jeruji besi penjara di Polsek Tegalsari Surabaya. @VIN