Fokus Lestarikan Permainan Tradisonal

oleh -
Mercon Bumbung Salah satu Permainan Tradisional (Foto : Khoiruddin/Kabarjatim)
Mercon Bumbung Salah satu Permainan Tradisional (Foto : Khoiruddin/Kabarjatim)

BLITAR-Sebagai warga negara, kita wajib cinta dan menjaga budaya asli Indonesia. Panitia pekan seni budaya Candi Luang Sawentar menggelar permainan tradisional anak, Senin (09/07/2018). Acara yang dimulai sejak pagi Pukul 08.00 Wib hingga 12.00 Wib menyita perhatian puluhan warga Sawentar.

Kegiatan itu diadakan di area sekitar Candi Luang Sawentar Desa Sawentar Kabupaten Blitar. Dimulai dari permainan Bola batok, Yoyo, meriam bambu, layang-layang dan juga dakon. Dalam pantauan kabarjatim.com terlihat puluhan anak-anak usia SD, TK dan juga remaja asik memainkan beberapa permainan tradisional.

Kegiatan ini adalah bagian dari pelestarian budaya Indonesia. Pasalnya, banyak permainan tradisional yang semakin hari peminatnya berkurang. Hal ini dikarenakan anak-anak sudah memiliki permainan berupa gadget. Nah, festival ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional.

Jontor selaku pihak panitia mengungkapkan bahwa acara ini salah satunya bertujuan nguri-nguri budaya leluhur. “Kita merangkul semua pihak untuk mensukseskan acara ini, dimulai dari tanggal 9 hingga 15 Juli 2018. Ada prosesi pengambilan air suci, pagelaran seni budaya Jawa dan juga permainan tradisional anak,” katanya di sela-sela acara tersebut.

Egrang Batok, Salah Satu Permainan Tradisional dalam Festival (Foto : Khoruddin/Kabarjatim)
Egrang Batok, Salah Satu Permainan Tradisional dalam Festival (Foto : Khoruddin/Kabarjatim)

Ia berharap, acara ini berjalan lancar karena semua pihak yang membantu. Hal senada juga disampaikan Lilis Cahyaningsih selaku pemerhati desa wisata “Acara Pekan Seni Budaya ini akan menjadi pilot project bagi Desa untuk memajukan bidang pariwisata. Ketika semua elemen bersatu dan kompak saya yakin dimulai dari Candi Sawentar ini akan menularkan ke desa-desa yang lain,” ulasnya. @VIN