English for Ulama, Sebarkan Pesan Positif Islam ke Pentas Dunia

oleh -

British Council bersama Pemprov Jawa Barat bekerjasama memperkuat kapasitas para ulama melalui program English for Ulama.

Selain mendapatkan pelatihan bahasa dan materi dakwah Islam, sejumlah ulama juga dikirim ke Inggris untuk menginisiasi dialog serta diskusi publik mengenai keberagaman budaya dan agama di Indonesia di sekolah–sekolah, universitas, komunitas lokal serta organisasi keagamaan di Inggris.

Supardan, salah satu ulama peserta English for Ulama Batch II melalui keterangan tertulis mengatakan: “Kami mempersiapkan diri sebaik- baiknya, kami harus mampu menguasai pembelajaran bahasa Inggris. 10 hari (pelatihan) mendapat pembekalan yang luar biasa. Kami berterima kasih kepada Pemda Provinsi Jabar terutama Bapak Gubernur Ridwan Kamil, saya sangat mendukung program English For Ulama.”

Supardan adalah satu dari 20 ulama yang terpilih mengikuti pelatihan intensif dari pakar-pakar British Council serta materi Islam terkait lainnya dari UIN Sunan Gunung Jati. Pelatihan dilaksanakan pada 13-23 Desember 2019. Hari ini di Gedung Sate, Pemerintah Daerah Jawa Barat bersama British Council dan British Embassy di Jakarta menggelar upacara penutupan pelatihan English for Ulama gelombang kedua.

Pelatihan English for Ulama gelombang kedua menerima lebih dari 150 pendaftar yang berasal dari berbagai organisasi Islam lokal serta perwakilan dari daerah – daerah di Jawa Barat. Setelah melalui berbagai proses seleksi yang ketat, 20 ulama terpilih.

Program English for Ulama bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ulama – ulama di Jawa Barat guna menjadi agen perubahan serta untuk mendukung misi serta visi Provinsi Jawa Barat yakni “Jawa Barat Juara Lahir Batin”. Para ulama yang bergabung dalam pelatihan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas ulama yang lebih besar, menjadi pembawa pesan perdamaian dan aktif memberikan inspirasi mengenai beragam isu global dari sudut pandang Islam.

“Di Batch I sudah ada lima ulama yang dikirim ke United Kingdom (UK). Tanggapannya positif, akan ada kunjungan balasan dari para ulama Inggris akan juga datang ke Jawa Barat sekitar bulan Maret. Saya orang paling bahagia di ruangan ini. Ini jadi salah satu langkah menciptakan diplomasi. Ada diplomasi ekonomi, pendidikan, dagang, dan kita buat diplomasi dakwah.Terimakasih kepada British Council untuk bimbingannya. Kita belajar Inggris langsung pada ahlinya,” ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Owen Jenkins, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste mengatakan: “Berakhirnya pelatihan English for Ulama gelombang kedua menunjukkan dukungan kami bagi figur – figur Muslim di Indonesia untuk terus memainkan peran penting dalam mengupayakan dialog antar agama dan menciptakan semangat saling pengertian di kancah global. Kami percaya, bahwa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris masyarakat dapat memperluas banyak kesempatan dan menciptakan masyarakat yang sejahtera. Saya merasa bangga dapat berada di sini hari ini dan menyaksikan para pemimpin komunitas Muslim di Jawa Barat memberikan inspirasi bagi masyarakat luas untuk mencapai potensi terbaik mereka. Saya sampaikan juga selamat dan sukses bagi para Ulama dalam menyebarkan pesan Islam yang positif kepada komunitas internasional.”

Paul Smith, Direktur British Council mengatakan: “Hari ini kita merayakan satu lagi pencapaian program English for Ulama. Kami sangat senang dan bangga dapat melanjutkan program ini hingga ke gelombang kedua dan saya berharap kita dapat melanjutkan program ini kembali di masa depan. Program English for Ulama adalah sebuah kolaborasi dengan pemerintah daerah Jawa Barat yang didasari oleh visi serta misi yang sama untuk meningkatkan life-skills dan kemampuan berbahasa Inggris di masyarakat yang dilakukan melalui para ulama sebagai agen perubahan di komunitas. Indonesia merupakan salah satu negara yang beragam dan merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dengan populasi Muslim terbesar. Saya harap program ini dapat mendorong ulama untuk lebih menjadikan Indonesia sebagai negara terdepan di bidang keberagaman dan isu – isu Internasional lewat ajaran – ajaran Islam.”