Enam Jam Diperiksa, Penyidik Cecar 30 Pertanyaan Kepada Nella Kharisma

oleh -
Nella Kharisma
Nella Kharisma
SURABAYA – Penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memeriksa artis dangdut Nella Kharisma, sebagai saksi kasus kosmetik palsu selama enam jam. Penyidik mencecar 30 pertanyaan kepada Nella dalam pemeriksaan tersebut.
Nella didampingi suami dan manajemannya keluar dari ruang penyidik pukul 17.40 WIB. Dia mulai masuk ke ruang penyidik untuk diperiksa sekitar pukul 11.15 WIB.
“Alhamdulillah sudah selesai. Tadi ada 30 pertanyaan, dan pertanyaannya gampang-gampang,” kata Nella, usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim, Selasa (18/12).
Selama enam jam menjalani pemeriksaan, Nella mengaku menjalani pemeriksaan selama empat jam. Sisa waktunya ia istirahat dan santai di dalam ruang penyidik.
“Penyidiknya baik-baik, di dalam (ruang penyidik) santai-santai. Banyak istirahatnya,” kata Nella.
Nella merahasiakan pertanyaan apa saja yang ditanyakan penyidik terhadap dirinya. Nella juga enggan menjawab bahwa kosmetik yang ia promosikan adalah palsu.
“Nanti aja biar dijelaskan sama bapak  penyidiknya yaa. Tadi saya sudah jawab sejujur-jujurnya,” ujar Nella.
Nella merupakan satu dari enam artis yang mendapat endorse kosmetik palsu, yang diproduksi oleh tersangka KIL di Kediri. Para artis itu mendapat bayaran sebesar Rp7 hingga Rp15 juta per pekan.
“Tersangka KIL menjalani praktik ini selama dua tahun dengan omset Rp300 juta per bulan,” kata Kasubdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofiq Ripto Himawan.
Bahan kosmetik yang digunakan tersangka merupakan campuran dari sejumlah merek terkenal, antara lain Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Vivo Lotion, Vasseline, Sriti dan lain-lain.
Produk-produk tersebut kemudian dikemas ulang ke dalam tempat kosong dengan merek DSC Beauty. Tersangka membandrol mulai dari harha Rp350.000 hingga Rp500.000 per paketnya.
Saat ini, penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka KIL. Dia adalah pemilik sekaligus pembuat kosmetik oplosan merk Derma Skin Care di kediamannya di Kediri. @VIN