Empat Pelaku Pencurian Diesel Di tangkap, Dua Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

oleh -

JOMBANG-Kepolisian Resort (Polres) Jombang, berhasil mengamankan 4 pelaku pencurian diesel yang meresahkan warga khususnya para petani. Penangkapan 4 tersangka tersebut dilakukan di wilayah Dusun/Desa Glagahan, Kecamatan Perak – jombang, Selasa 22/01/19.

Dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha kabur saat dilakukan penangkapan. Pelaku pencurian berasal dari beberapa desa yang berbeda. Ke empat pelaku juga mempunyai peran tersendiri. Dua diantaranya sebagai eksekutor. Dua pelaku lainnya terbilang masih remaja.

Ke empat pelaku yakni, Budiono (55), seorang residivis asal dari Dusun Tawangsari, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, berperan mencari sasaran dan exekutor. Rois (40), seorang residivis juga DPO kasus pencurian pick up, warga Dusun Tulungrejo, Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito berperan mengawasi dan sebagai sopir.

Sedangkan dua yang masih remaja yakni, Didik Suprayitno (17), asal Dusun Nglegok, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, sebagai eksekutor. Dan Rendi Hari Afandi (16), asal Dusun Temon, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, sebagai pengangkat mesin diesel.

Tak hanya para pelaku, petugas kepolisian juga menangkap penadah barang curian tersebut yakni, Riyaman (65), warga Dusun/Desa Janti, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP. Azi Pratas Guspitu memaparkan, pihaknya mendapatkan laporan dari beberapa warga yang telah kehilangan mesin diesel. Lantas kami lakukan penyelidikan. Sedangkan modus operandi pelaku yakni mencari sasaran mesin diesel yang ditinggalkan di lokasi persawahan dan pelataran rumah.

“Mereka berkeliling mencari sasaran yang sekiranya aman untuk diambil. Dengan berbekal kunci pas, mereka kemudian melancarkan aksinya dengan cara mencongkel baut,” tuturnya saat pres rilis, Jum’at (25/01).

Para pelaku, lanjut Azi, biasanya melancarkan aksinya antara pukul 01:00 – 03:00 Wib. Usai mendapatkan target atau sasaran, ketiga pelaku turun dari mobil, sedang yang satunya berjaga dan mengawasi.

“Pencurian dilakukan malam hari, Budiono, Dedik dan Rendi turun dari mobil, sedangkan Rois mengawasi lingkungan sekitar. Usai dapat mesin diesel, kemudian mereka menjualnya ke penadah yakni Sriyaman, dengan harga satu juta sampai empat juta rupiah,” imbuhnya.

“Untuk kerugian ditafsir mencapai puluhan juta rupiah,” pungkasnya.

Saat ini petugas telah mengamankan barang bukti diantaranya, 7 kunci pas, 2 unit sepeda motor, 1 unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam, serta 3 buah kompresor, serta 35 buah diesel.

Dari pengakuannya, pelaku sudah menjalankan aksinya di 12 Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Jombang, dengan jumlah 32 Tkp dari keseluruhan Kecamatan tersebut.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanny, para tersangka akan dijerat atas tindak pidana pencurian yang dimaksud dalam pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5 KUHP jo pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

editor : Nurul Arifin