Dua Pelaku Curanmor dan Dua Penadah diringkus Polisi, Salah Satunya Ditembak karena Melawan

oleh -

JOMBANG: Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, Jawa Timur berhasil menangkap Dua orang pelaku curanmor yang biasa beroprasi diwilayah hukum Polres Jombang dan dua orang penadah barang hasil curian. Salah satu tersangkanya terpaksa ditembak di salah satu bagian kakinya lantaran berusaha melakukan perlawanan kepada anggota.

Kapolres Jombang AKBP Booby P Tambunan mengatakan penangkapan para pelaku berawal dari laporan masyarakat yang kehilangan sepeda motor di Dusun Sidolegi Desa Sumberjo Kecamatan Wonosalam pada Selasa (19/11).

“Saat melapor tersebut korban menyebutkan juga kehilangan handphone yang juga raib dibawa para pelaku, disitulah kami segera melakukan pelacakan dan pengejaran kepada pelaku, hasilnya kita amankan tersangka Inisial K dan dilakukan pengembangan,”Ujarnya saat Presrilis di Mapolres Jombang. Selasa 3 Desember 2019.

Booby Menambahakan, Usai mengamankan tersangka pertama, pihaknya segera bergerak cepat dengan dengan mengamankan pelaku kedua yakni tersangka S yang berperan sebagai joki saat melakukan aksi pencurian tersebut. Tak berhenti disana, Petugas juga berhasil meringkus dua orang lagi yang berperan sebagai penadah.

“Dua penadah juga kita amankan, yakni tersangka Inisial C dan P, untuk tersangka P membeli sepeda motor dengan harga Rp 2,2 Juta dari para pelaku,”Imbuhnya.

Satu pelaku ditembak petugas karena mencoba kabur saat akan diamankan

Masih menurut Bobby Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada salah satu pelaku, karena berupaya kabur dan membahayakan petugas dilapangan. “Terpaksa kita lakukan tidakan tegas terukur kepada salah satu pelaku karena mencoba kabur dan membahayakan petugas,”Tandasnya.

Saat ini para pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Jombang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kedua tersangka K dan S akan dijerat dengan pasal 363 ayat (1) Kitab Undang – Undang Hukum Pidana dengan acaman hukuman pidana paling lama tujuh tahun penjara. Sedangkan dua tersangka lain yakni C dan P akan dijerat dengan pasal 480 Kitab Undang – Undang Hukum Pidana dengan acaman hukuman pidana paling lama empat tahun.(Noe)