Dua pekan, 22 Budak Narkoba Diringkus Polres Jombang

oleh -

JOMBANG-23 orang pengedar dan pengguna narkoba berhasil diringkus oleh Satuan Reserse Narkotika (Satreskoba) Polres Jombang bersama Polsek Jajaran dalam kurun waktu dua pekan, terhitung mulai tanggal 1 Hingga 15 Januari 2019.

Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP Muchamad Mukid menjelaskan, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 17 tersangka dari 16 Kasus yang ditangani.

“Dari 17 tersangka, terdiri dari 15 orang laki-laki serta dua orang perempuan,”Ujarnya saat Pressrilis di Mapolres Jombang. Kamis 17 Januari 2018.

Untuk barang bukti yang turut diamankan dari 17 tersangka, yakni sabu seberat 6,43 gram, pil koplo sebanyak 8.668 butir, 20 buah Handpone, uang tunai Rp. 2.750.000, alat hisap sabu sebanyak 8 buah, korek 7 buah, Satu buah timbangan elektrik, serta satu unit sepeda motor satria warna merah.

“Dari 17 tersangka yang diamankan, kita kategorikan menjadi dua yakni, pengedar dan pengguna untuk pengedar ada 12 orang serta untuk pengguna ada empat orang,”Imbuhnya.

Sedangkan untuk polsek jajaran, Mukid menambahkan, ada enam kasus dengan enam tersangka yang diamankan. “Mereka terdiri dari Dua Kasus Narkoba dan Empat Kasus obat keras berbahaya,”Tegasnya.

Dari para tersangka yang diamankan oleh polsek jajaran, pihaknyab mengamankan barang bukti yakni 1,1 gram sabu, 88 butir pil koplo, Handphone 7 buah serta uang tunai sejumlah rp900.000.

jumlah keseluruhan tersangka dan barang bukti yang diamankan oleh satuan reserse narkoba serta polsek jajaran yakni 23 tersangka dari 22 Kasus dengan barang bukti sebanyak 7,53 gram sabu-sabu 8756 butir pil koplo 2017 alat hisap sabu 8 buah korek 7 buah timbangan elektrik 1 buah serta uang tunai sebesar Rp. 3.650.000

“Para tersangka Narkoba tersebut akan dijerat dengan pasal 112 dan 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 12 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara, serta untuk tersangka Okerbaya akan dijerat dengan pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan Ancaman Hukuman 10 tahun penjara,” katanya.

Editor : Nurul Arifin